Penglingsir Puri Klungkung, Ida Dalem Semara Putra.(Dok.IDNTimes/Wayan Antara)
Penglingsir Puri Agung Klungkung, Ida Dalem Smara Putra, mengatakan ditetapkannya Ida Dewa Agung Jambe sebagai pahlawan nasional merupakan hal yang dinanti-nantikan keluarga Puri Klungkung. Hal ini menunjukkan adanya pengakuan dari pemerintah, bahwa ada perjuangan tokoh Puri Klungkung dalam melawan penjajah.
"Penetapan pahlawan nasional ini menjadi hal yang sudah lama kami nanti-nantikan. Sudah beberapa tahun kami mengajukan leluhur kami (Ida Dewa Agung Jambe), akhirnya ditetapkan sebagai pahlawan nasional," ujar Ida Dalem Smara Putra, Rabu (8/11/2023).
Menurutnya selama tiga tahun ini ia menantikan Ida Agung Jambe ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung dan Puri Klungkung mengusulkan tokoh puri lainnya, Ida I Dewa Istri Kanya.
Namun karena keterbatasan bukti yang menggambarkan sosok Ida Dewa Istri Kanya, pejuang dari kaum perempuan tersebut tidak kunjung ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Ida Dalem Smara langsung berangkat ke Jakarta untuk mengikuti kegiatan penetapan pahlawan nasional tersebut, pada Rabu (8/11/2023).
Sesuai dengan Surat Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (RI) yang diterima oleh Dinas Sosial (Dinsos) Klungkung, enam tokoh nasional yang mendapat gelar pahlawan tahun 2023 ini adalah Ida Dewa Agung Jambe dari Klungkung Bali, Bantaha Santiago dari Sulawesi Utara, M Trabani dari Jawa Timur, Ratu Kalinyamat dari Jawa Tengah, KH Abdul Chalim dari Jawa Barat, dan KH Ahmad Hanafiah dari Lampung.