Klungkung, IDN Times - Bupati Klungkung, I Made Satria, menyoroti sistem pungutan retribusi wisatawan di Nusa Penida yang hingga kini masih dilakukan secara manual. Untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan dan efisiensi pengelolaan, pihaknya mengebut sistem tersebut menjadi berbasis digital.
Menurut Made Satria, metode manual kerap menimbulkan keluhan dari wisatawan karena dianggap kurang etis dan mengganggu pengalaman berwisata.
“Wisatawan sering merasa tidak nyaman karena petugas harus mengejar mereka untuk membayar retribusi. Ini memberikan kesan negatif dan kurang baik secara etika,” ujarnya, Senin (17/3/2025).