Denpasar, IDN Times -Masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Bali diimbau untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori sedang.
Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku pada 11–14 Februari 2025. Potensi gelombang setinggi 1,25–2,5 meter diperkirakan terjadi di Selat Badung, Selat Bali bagian selatan, Selat Lombok bagian selatan, serta perairan selatan Pulau Bali.
Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi perahu nelayan, terutama pada kecepatan angin 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter. Selain itu, kapal tongkang juga berisiko pada kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
BMKG mencatat pola angin di perairan utara Bali umumnya bergerak dari barat hingga utara dengan kecepatan 5–20 knot. Sementara itu, di perairan selatan Bali, angin bertiup dari arah barat daya hingga barat dengan kecepatan yang sama.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang dan gelombang tinggi di wilayah perairan utara maupun selatan Bali selama periode tersebut.
