Ilustrasi sampah rumah tangga yang menumpuk di depan rumah warga (IDN Times/Wira Sanjiwani)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan, I Gusti Putu Ekayana, mengatakan kerusakan ekskavator juga disertai oleh peningkatan volume sampah, terutama sampah upacara keagamaan selama lima hari berturut-turut. Yaitu Hari Raya Saraswati tanggal 22 Oktober 2022, Hari Banyu Pinaruh pada 23 Oktober 2022, Hari Raya Soma Ribek 24 Oktober 2022, Hari Raya Tilem 25 Oktober 2022, dan Hari Raya Pagerwesi 26 Oktober 2022.
"Selama lima hari berturut-turut merupakan hari keagamaan yang membuat volume sampah meningkat. Peningkatan bisa dilihat dari pengangkut truk dari TPS biasanya membawa sampah sekali saja sehari. Tetapi kalau hari keagamaan, bisa 4 sampai 5 kali," ujar Ekayana, Senin (31/10/2022).
Hal ini menyebabkan penumpukan sampah menjadi lebih cepat dari biasanya, dan meluber di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) hingga ke jalan-jalan. Kondisi sampah meluber ini masih terjadi di beberapa titik, hingga Senin (31/10/2022). Berdasarkan pantauan IDN Times, sampah tidak hanya meluber di TPS. Tetapi juga di depan rumah penduduk yang sampahnya belum diangkut oleh truk pengangkut sampah.