Denpasar, IDN Times - Sebanyak 6 unit blender disiapkan di atas meja panjang di depan Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali pada Rabu (4/3/2026) pagi. Alat tersebut digunakan untuk memusnahkan barang bukti narkotika, dan masing-masing disertai dengan sabun cuci piring cair berwarna hijau. Sementara itu, di sebelah kiri meja juga terdapat tong untuk membakar narkotika jenis ganja.
Direktur Reserse Narkoba Polda Bali, Kombespol Radiant mengatakan, setidaknya terdapat 7 jenis narkotika yang disita dan kemudian dimusnahkan, di antaranya sabu atau methampetamine sebanyak 5.661,86 gram neto, ekstasi 4.932 butir atau 2.453,92 gram neto, kokain 1.186,75 gram neto, ganja 10.58 gram neto, hasis 2,32 gram neto, THC 35,96 gram neto, dan psilosina 2 gram neto.
"Pemusnahan ini untuk mengurangi risiko kemungkinan berubahnya barang bukti dan hilangnya barang bukti atau disalahgunakan," terangnya.
Lebih lanjut, sebelum pemusnahan barang bukti tersebut kembali diuji untuk memastikan kandungannya. Petugas pengujian menjelaskan bahwa hasil uji sampel tablet warna oranye mengalami perubahan menjadi warna biru dan warna hitam yang diartikan positif mengandung narkotika golongan I, MDMA. Selanjutnya pada pengujian barang berbentuk serbuk putih, setelah diuji juga menunjukkan perubahan warna biru kobalt atau mengandung kokain.
Beberapa narkotika jenis sabu, ekstasi, THC dan kokain kemudian diblender bersama dengan air dan sabun cuci piring cair. Sedangkan barang bukti narkotika seperti ganja, hasis dan psilosina dibakar. Beberapa petugas yang melakukan pembakaran tampak memakai masker lapis satu, namun ada juga yang tidak. Saat itu asap pembakaran menyebar dan menimbulkan bau yang cukup menyengat di saluran pernapasan.
Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya mengungkapkan, dari jumlah barang bukti yang dimusnahkan tersebut nilainya ditaksir mencapai Rp23,47 miliar. Terungkapnya narkotika tersebut diklaimnya dapat menyelamatkan sebanyak 39.256 orang dari bahaya narkotika.
"Data tersebut bukan sekedar angka ya, namun cerminan yang serius dan berbahayanya kejahatan penyalahgunaan narkotika. Setiap gram barang narkoba yang kami musnahkan hari ini selangkah menyelamatkan masa depan," terangnya.
