Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pohon Tumbang di Hutan Cekik Sempat Menutupi Jalur Denpasar-Gilimanuk
Penanganan pohon tumbang di jalan utama Denpasar-Gilimanuk wilayah Kabupaten Jembrana, Jumat (27/3/2026). (Dok.Istimewa)
  • Dua pohon besar tumbang di Hutan Cekik akibat hujan deras dan angin kencang, membuat jalur utama Denpasar–Gilimanuk lumpuh total pada Jumat pagi.
  • Tim BPBD Jembrana bersama aparat gabungan mengevakuasi pohon menggunakan gergaji mesin selama satu jam hingga arus lalu lintas kembali normal tanpa korban jiwa.
  • BPBD Jembrana mengimbau pengendara agar lebih waspada saat melintas di kawasan hutan, terutama ketika cuaca ekstrem dengan hujan lebat dan angin kencang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Dua pohon besar tumbang di kawasan Hutan Cekik, Kecamatan Melaya, Jembrana, menyebabkan jalur utama Denpasar–Gilimanuk sempat lumpuh total dan menimbulkan kemacetan panjang di kedua arah.
  • Who?
    Petugas BPBD Jembrana bersama Tim Reaksi Cepat, personel Brimob Gilimanuk, Polantas, dan Polsek Melaya menangani evakuasi. Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, Putu Agus Artana, memberikan keterangan resmi di lokasi.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di kawasan Hutan Cekik, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali. Dampak kemacetan meluas hingga wilayah Sumbersari di timur dan mendekati Pelabuhan Gilimanuk di barat.
  • When?
    Kejadian berlangsung pada Jumat pagi, 27 Maret 2026 sekitar pukul 05.30 Wita. Proses evakuasi dimulai pukul 06.32 Wita dan selesai sekitar pukul 07.30 Wita.
  • Why?
    Tumbangnya dua pohon besar jenis Mahoni dan Trembesi dipicu oleh hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Melaya pada pagi hari tersebut.
  • How?
    Pohon berdiameter hingga 80 cm menutup seluruh
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jembrana, IDN Times - Akses utama yang menghubungkan Denpasar dan Gilimanuk sempat lumpuh total, pada Jumat (27/3/2026) pagi. Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Jembrana memicu tumbangnya dua pohon besar di kawasan Hutan Cekik, Kecamatan Melaya.

Peristiwa ini sempat memicu kemacetan panjang yang mengular hingga ke wilayah Sumbersari di sisi timur dan mendekati Pelabuhan Gilimanuk di sisi barat.

1. Pohon Trembesi setinggi 15m menutupi akses jalan utama

Penanganan pohon tumbang di jalan utama Denpasar-Gilimanuk wilayah Kabupaten Jembrana, Jumat (27/3/2026). (Dok.Istimewa)

Kejadian bermula sekitar pukul 05.30 Wita saat cuaca ekstrem melanda wilayah Kecamatan Melaya. Tak tanggung-tanggung, dua jenis pohon berbeda tumbang sekaligus dan melintang di tengah jalan raya.

Berdasarkan hasil kaji cepat tim di lapangan, pohon yang tumbang adalah jenis Mahoni dengan diameter sekitar 40cm (centimeter) dan tinggi 10m (meter), serta satu Pohon Trembesi berukuran jumbo dengan diameter 80cm dan tinggi mencapai 15m.

"Pohon tumbang di wilayah Hutan Cekik. Ukurannya cukup besar sehingga menutup seluruh akses jalan raya," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana, Putu Agus Artana.

2. Penanganan cepat satu jam, arus lalu lintas kembali normal

Penanganan pohon tumbang di jalan utama Denpasar-Gilimanuk wilayah Kabupaten Jembrana, Jumat (27/3/2026). (Dok.Istimewa)

Mendapat laporan pada pukul 06.31 Wita, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu I bersama Pusdalops BPBD Jembrana langsung meluncur ke lokasi. Kolaborasi apik dilakukan bersama personel Brimob Gilimanuk dan Polantas, serta Polsek Melaya untuk melakukan evakuasi menggunakan gergaji mesin sekaligus mengatur arus lalu lintas yang sempat terkunci.

Proses evakuasi berlangsung efektif selama satu jam. Dimulai pada pukul 06.32 Wita, material pohon berhasil dibersihkan sepenuhnya pada pukul 07.30 Wita. Meski terjadi di jalur padat, namun tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiel dalam insiden ini.

3. Waspada melintas di kawasan hutan saat cuaca ekstrem

Penanganan pohon tumbang di jalan utama Denpasar-Gilimanuk wilayah Kabupaten Jembrana, Jumat (27/3/2026). (Dok.Istimewa)

Putu Agus Artana mengingatkan masyarakat, terutama pengguna jalan yang melintasi kawasan Hutan Cekik, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Mengingat karakter wilayah tersebut yang dipenuhi pohon perindang besar, risiko pohon tumbang meningkat drastis saat hujan disertai angin kencang.

"Kami mengimbau pengendara untuk lebih berhati-hati atau menepi sejenak jika terjadi hujan lebat dan angin kencang di jalur hutan. Keselamatan adalah yang utama," imbaunya.

Editorial Team