Denpasar, IDN Times - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Natalius Pigai, menyoroti pentingnya penerapan prinsip Bisnis dan HAM dalam perkembangan investasi dan kegiatan usaha.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi perlu diiringi dengan penghormatan dan perlindungan terhadap HAM, termasuk perlindungan hak pekerja serta pencegahan dampak negatif kegiatan usaha terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Bisnis dan HAM perlu menjadi perhatian para pelaku usaha agar kegiatan ekonomi tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap hak-hak para pihak yang terdampak,” ujarnya saat pertemuan Bali–Timor Leste Business Forum 2026 di Awan Auditorium 3, Tsinghua Southeast Asia Center, Serangan, Kota Denpasar Jumat lalu, 2 Oktober 2026.
