Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pigai Mendesak Bisnis Hormati HAM di Tengah Dorongan Investasi
Natalius Pigai Soroti HAM dalam Prinsip Bisnis dan Investasi (Dok.IDN Times/istimewa)
  • Menteri HAM Natalius Pigai menekankan investasi dan bisnis harus menghormati HAM, melindungi pekerja, serta mencegah dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat.
  • Pigai telah mengajukan rancangan Peraturan Presiden tentang Bisnis dan HAM kepada Presiden untuk memperkuat ekosistem usaha yang kondusif dan menghormati hak masyarakat.
  • Dalam forum Indonesia–Timor Leste, kedua pihak mendorong kemitraan ekonomi berkelanjutan melalui perdagangan, investasi, inovasi, dan pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Menteri HAM Natalius Pigai mendesak pelaku usaha menerapkan prinsip Bisnis dan HAM dalam investasi dan kegiatan ekonomi, termasuk perlindungan pekerja, lingkungan, serta masyarakat terdampak.
  • Who?
    Menteri HAM Natalius Pigai, Presiden Republik Indonesia, pelaku usaha, serta Menteri Perdagangan dan Perindustrian Timor Leste Marcos da Cruz terlibat dalam pembahasan kerja sama ekonomi dan HAM.
  • Where?
    Pertemuan berlangsung di Awan Auditorium 3, Tsinghua Southeast Asia Center, Serangan, Kota Denpasar.
  • When?
    Pigai menyampaikan hal tersebut pada Bali–Timor Leste Business Forum 2026, Jumat, 2 Oktober 2026.
  • Why?
    Pertumbuhan ekonomi dinilai perlu berjalan bersama penghormatan HAM, pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab, keberlanjutan, perlindungan lingkungan, dan perlindungan masyarakat.
  • How?
    Pigai mengajukan rancangan Peraturan Presiden tentang Bisnis dan HAM kepada Presiden serta menyerukan penerapan prinsip tersebut dalam kegiatan usaha dan investasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Denpasar, IDN Times - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Natalius Pigai, menyoroti pentingnya penerapan prinsip Bisnis dan HAM dalam perkembangan investasi dan kegiatan usaha.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi perlu diiringi dengan penghormatan dan perlindungan terhadap HAM, termasuk perlindungan hak pekerja serta pencegahan dampak negatif kegiatan usaha terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Bisnis dan HAM perlu menjadi perhatian para pelaku usaha agar kegiatan ekonomi tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap hak-hak para pihak yang terdampak,” ujarnya saat pertemuan Bali–Timor Leste Business Forum 2026 di Awan Auditorium 3, Tsinghua Southeast Asia Center, Serangan, Kota Denpasar Jumat lalu, 2 Oktober 2026.

1. Aturan masih diajukan ke Presiden

Ilustrasi neraca perdagangan. (Dok. Antara)

Pigai menyampaikan bahwa dirinya telah mengajukan kepada Presiden Republik Indonesia terkait rancangan Peraturan Presiden tentang Bisnis dan HAM.

Menurutnya, penguatan agenda Bisnis dan HAM menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem usaha yang kondusif sekaligus memastikan kegiatan ekonomi berjalan dengan tetap menghormati hak-hak masyarakat.

2. Pembangunan ekonomi disertai tanggung jawab

ilustrasi perdagangan internasional (pixabay.com/Jarosław Bialik)

Dalam pertemuan yang bertema Memperkuat Kemitraan Ekonomi Indonesia–Timor Leste melalui Investasi Berkelanjutan, Perdagangan, Inovasi, dan Kolaborasi Keuangan tersebut, Pigai menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antara Indonesia dan Timor Leste sebagai dua negara bertetangga.

Hubungan kedua negara perlu terus dibangun atas dasar persahabatan, persaudaraan, kepedulian, dan sikap saling membantu, tidak hanya dalam kepentingan ekonomi, tetapi juga dalam membangun hubungan yang tulus dan saling menopang.

"Pengembangan ekonomi perlu berjalan seiring dengan pengelolaan sumber daya nasional secara bertanggung jawab. Pemanfaatannya perlu memperhatikan keberlanjutan, perlindungan lingkungan, serta dampaknya terhadap masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan dan Perindustrian Timor Leste, Marcos da Cruz, menyampaikan pentingnya memanfaatkan berbagai peluang yang terbuka melalui hubungan kerja sama antara Indonesia dan Timor-Leste, khususnya dalam membuka peluang perdagangan, investasi, dan kemitraan ekonomi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article