Tabanan, IDNTimes- Libur panjang Idul Fitri menyebabkan petani di Tabanan mengalami kesulitan mendapatkan tenaga pemanen. Seperti yang terjadi pada petani di daerah Kecamatan Selemadeg dan Kecamatan Selemadeg Timur. Petani di dua daerah ini terpaksa menunda waktu panennya yang sebenarnya sudah bisa dilaksanakan sejak minggu lalu.
Ketua Gapoktan Lanyah Bajera Tiga Kecamatan Selemadeg, I Ketut Sunada, mengatakan daerah yang tidak memiliki sekaa manyi (kelompok pemanen) memang tergantung pada tenaga pemanen dari luar.
"Beberapa petani yang tidak memiliki sekaa manyi di daerahnya saat ini memang kesulitan mencari tenaga pemanen. Seperti di Kecamatan Selemadeg dan Selemadeg Timur, ada petaninya yang mengundur waktu panennya," ujarnya, Rabu (25/3/2026)
