Buleleng, IDN Times - Sebanyak 16 orang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Banjar Jawa, Kecamatan Buleleng, Buleleng mengalami gejala mual dan muntah.
Mereka mengalami gejala tersebut pada rentang hari yang berbeda, diawali sejak Senin lalu, 5 Oktober 2026.
Empat orang dari 16 orang siswa sempat menjalani rawat inap di rumah sakit, yakni di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng dan RSU Parama Sidhi Singaraja.
Berdasarkan keterangan Kepala SDN 3 Banjar Jawa, Putu Susila, ada dua orang siswa yang masih dalam perawatan dan telah membaik.
“Anak-anak sudah dalam kondisi baik,” ujar Susila kepada IDN Times Sabtu (10/10/2026).
Sementara itu, penyebab belasan siswa dengan gejala mual, muntah, dan sakit perut masih diselidiki oleh Tim Kesehatan Lingkungan dan Surveilans Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Buleleng, serta Labkesda Provinsi Bali.
Kepala Dinkes Buleleng, dr Sucipto, membenarkan adanya kejadian ini dan sekarang dalam tahap penelusuran.
“Kita masih melakukan penelusuran hasilnya belum kita terima laporannya,” kata dia.
Saat IDN Times menanyakan objek sampel yang ditelusuri, Sucipto memaparkan sederet sampel.
“Sampel yang kita periksa sampel makanan, sampel muntahan, air, jadi pendukung SPPG juga kita sampel. Makanan dari warung-warung sekitar juga, untuk hasilnya nanti belum bisa kita pastikan kapan,” jelas Sucipto, pada Sabtu (10/10/2026)
Ia menyampaikan hasil pengecekan sampel akan disampaikan oleh Labkesda Buleleng dan Bali.
