Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260210-WA0153.jpg
Petugas melakukan evakuasi korban yang merupakan penumpang KMP Wicitra Dharma 3 meninggal dunia di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (10/2/2026). (Dok Istimewa)

Jembrana, IDN Times - Kabar duka menyelimuti Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana , Selasa (10/2/2026) dini hari. Seorang penumpang KMP Wicitra Dharma III, Deka Arisandi (38), dilaporkan meninggal dunia secara mendadak saat kapal menuju Pelabuhan Ketapang. Kapal ini kembali bersandar di Dermaga MB 3 sekitar pukul 02.30 Wita.

Pria asal Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, tersebut sebelumnya terlihat bugar dan beraktivitas normal sebelum tak sadarkan diri di hadapan rekan-rekan satu rombongannya. Korban diketahui sudah dipulangkan ke Jawa dengan diantar ambulans.

1. Sempat minum kopi sebelum tak sadarkan diri

ilustrasi kopi (unsplash.com/DwayneBadua)

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Arya Agung Arjana Putra, membeberkan kronologi singkat insiden tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, korban yang saat itu sedang bersiap menyeberang menuju Pelabuhan Ketapang sempat bersantai di dek kapal.

"Korban merupakan satu rombongan perjalanan dengan saksi. Saat di atas kapal, korban sempat minum kopi dan kemudian beristirahat di dek. Namun, tidak lama berselang, korban tiba-tiba diketahui sudah tidak sadarkan diri," ungkap Arya.

2. Tim medis pastikan tidak ada tanda kekerasan

Ilustrasi meninggal dunia. (IDN Times/Mardya Shakti)

Melihat kondisi korban, tim gabungan yang terdiri dari Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK), Polsek Gilimanuk, TNI AL, hingga petugas keamanan pelabuhan langsung bergerak cepat melakukan evakuasi. Korban dilarikan ke Puskesmas II Melaya di Gilimanuk menggunakan ambulans.

Namun, nyawa Deka tidak tertolong. Dokter jaga di Puskesmas Gilimanuk menyatakan korban sudah meninggal dunia saat tiba di fasilitas kesehatan atau death on arrival. Meski begitu, hasil pemeriksaan medis memastikan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria tersebut.

"Penyebabnya (meninggal dunia) juga masih belum diketahui," ungkapnya.

3. Jenazah dipulangkan ke Jawa pagi tadi

Jenazah korban dijemput dengan ambulans di Puskesmas II Melaya, Kabupaten Jembrana, untuk diantar ke Pulau Jawa, pada Selasa (10/2/2026). (Dok.Istimewa)

Setelah dilakukan prosedur kepolisian dan koordinasi antarinstansi, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. Pada pukul 07.30 Wta, keluarga korban tiba dengan ambulans bernomor polisi P 1211 LY untuk menjemput jenazah.

"Jenazah telah dipulangkan menuju Pulau Jata melalui Pelabuhan Gilimanuk dengan menyeberang menggunakan KMP Trisila Bhakti II dari Dermaga MB 2," pungkasnya.

Editorial Team