Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polsek Benoa
Polsek Kawasan Laut Benoa (Dok.IDN Times/istimewa)

Denpasar, IDN Times - Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Laut Benoa berhasil mengamankan seorang pemuda, Mochammad Iklasul Amal Ehran (19), di kapal ikan milik PT Bandar Nelayan yang sedang berlabuh di Pelabuhan Benoa, pada Kamis (29/1/2026).

Kapolsek Kawasan Laut Benoa, AKP Muhammad Said Husen, menyampaikan Iklasul dilaporkan kabur oleh orangtuanya ke Polsek Gunung Putri, Bogor, pada Rabu (28/1/2026) lalu. Setelah menerima informasi keberadaan Iklasul, petugas kepolisian langsung mengecek lokasi dia berada.

Kepolisian juga berkoordinasi dengan Syahbandar Pelabuhan Benoa, untuk mengetahui apakah pemuda tersebut masuk daftar Anak Buah Kapal (ABK).

"Dari hasil tracking, anak tersebut terdeteksi berada di sekitar Kawasan Pelabuhan Benoa," ungkapnya, pada Jumat (30/1/2026).

Setelah melakukan pengecekan, namanya tidak terdaftar dalam daftar ABK kapal di Kantor Syahbandar Pelabuhan Benoa. Akhirnya pencarian membuahkan hasil karena Iklasul berada di kapal milik PT Bandar Nelayan yang sedang berlabuh di Pelabuhan Benoa.

Pemuda tersebut segera dibawa ke Mako Polsek Kawasan Laut Benoa untuk pemeriksaan lebih lanjut, guna memastikan apakah ia menjadi korban sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau tidak.

Setelah dilakukan pemeriksaan terungkap bahwa dia berangkat ke Bali setelah melihat iklan lowongan pekerjaan melalui Facebook, dan berdialog dengan seorang yang mengaku sebagai perekrut ABK kapal. Dari hasil pemeriksaan bahwa tidak ada indikasi Tindak Pidana TPPO sehingga pihak kepolisian langsung menghubungi keluarganya.

Pada Jumat siang, keluarga anak tersebut datang ke Polsek Benoa untuk menjemputnya. Iklasul meninggalkan rumah pada Senin (26/1/2026), dan mengirimkan pesan kepada orangtuanya ingin berhenti kuliah. Ia bermaksud ingin merantau selama setahun.

Kepergiannya dari rumah diketahui setelah ibu kandungnya hendak membangunkan dia agar menjalankan salat Subuh, pada Selasa (27/1/2026).

Editorial Team