Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan warga menandatangani perjanjian kerjasama penataan destinasi wisata. (Dok.IDNTimes/Wayan Antara)
Sementara Bupati Kabupaten Klungkung, I Nyoman Suwirta mengatakan, pihaknya mengaku telah mendengar banyak keluhan tentang wisata one day trip di Nusa Penida. Menurutnya upaya terkait hal ini, yakni dengan membuat wisatawan betah berlama-lama di Nusa Penida.
"Saya tidak bisa membatasi kendaraan atau penyebrangan ke Nusa Penida. Cara satu-satunya membuat wisatawan nyaman berlama-lama di Nusa Penida," ujar Suwirta, Jumat (13/10/2023).
Pihaknya pun telah membuat konsep One Gate One Destination, untuk membuat wisatawan betah di Nusa Penida. Dengan konsep ini, setiap destinasi wisata unggulan di Nusa Penida akan ditata. Nantinya retribusi terhadap wisatawan akan dipungut di setiap destinasi wisata.
"Selain membuat wisatawan betah di Nusa Penida, konsep ini juga memberikan pendapatan lebih ke pemkab," ungkap Suwirta.
Sebagai tahap awal mewujudkan One Gate One Destination, dilaksanakan penandatangan kerja sama antara Pemkab dengan pengelola objek wisata tentang penataan dan pengelolaan daya tarik wisata.
Adapun destinasi pariwisata yang dimaksud yakni Objek Wisata Bukit Teletubies, Rumah Pohon Molenteng, dan Pantai Kelingking. Estimasi untuk mewujudkan One Gate One Destination ini, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp2,3 Triliun.
"Jangan beranggapan Nusa Penida dapat berkembang tanpa adanya biaya, kami yakin ke depan dengan konsep yang sudah dilegasikan kepada pemimpin-pemimpin berikutnya Nusa Penida tetap akan menjadi titik ungit Kabupaten Klungkung," ungkap Suwirta.