Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pegawai Imigrasi Denpasar Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya
IDN Times/Ayu Afria Ulita

Denpasar, IDN Times – Sebelumnya, 461 pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menjalani rapid test dan hasilnya dinyatakan negatif. Mereka juga diperiksa scan thorax, cek jantung, dan pengambilan sampel darah.

Kini giliran pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar yang melakukan rapid test, scan thorax dan pengambilan sampel darah. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Hak Asasi Manusia) Bali, Jamaruli Manihuruk, menyebutkan hasil rapid test ini seluruhnya nonreaktif. Sehingga pegawai Kantor Imigrasi dinyatakan prima dalam melayani masyarakat.

1. Tidak hanya rapid test, tetapi juga general check-up untuk seluruh pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar dan Pegawai Kanwil Kemenkumham Bali

IDN Times/Ayu Afria Ulita

Jamaruli menyampaikan, 111 pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar mengikuti general check-up. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan dalam dua tahap ini meliputi pemeriksaan administrasi, pengambilan darah, dan rapid test untuk memastikan pegawai tidak tertular COVID-19.

“General check-up. Secara keseluruhan kami periksa termasuk rapid test ini. Kalau rapid test bisa diulang, ke depan kita lihat nanti. Di Kantor Imigrasi Denpasar tidak ada yang positif, kami lihat memang gejalanya sampai saat ini nggak ada. Artinya memang pegawai kami sampai saat ini dalam keadaan sehat,” kata Jamaruli, Rabu (20/5).

2. Pemeriksaan ini rutin dilakukan setiap tahun, agar pegawainya melayani masyarakat dan orang asing secara maksimal

IDN Times/Ayu Afria Ulita

Pemeriksaan kesehatan ini rutin dilakukan setiap tahun. Semua pegawai diperiksa agar nantinya bisa memberikan pelayanan terbaik dalam kondisi kesehatan yang prima.

“Kalau misal pegawai sakit memberikan pelayanan itu nantinya kurang maksimal. Sampai saat ini tidak ada yang reaktif,” ujar Jamaruli.

Sejauh ini, pegawai Kantor Imigrasi melakukan pengawasan baik secara administratif setiap hari. Termasuk juga melakukan pengawasan di lapangan yang kini pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi pandemik.

“Ada juga Tim PORA. Tapi Tim PORA untuk saat ini karena keadaan pandemik corona ini kami mendukung program pemerintah PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) sehingga tidak harus rapat. Tapi kami tetap melakukan pengawasan,” jelasnya.

3. Imigrasi siap apabila reopening pariwisata Bali dilakukan lebih awal

IDN Times/Ayu Afria Ulita

Jamaruli menegaskan, pihaknya mendukung program pemerintah seandainya Bali reopening pariwisata lebih awal dari daerah lainnya di Indonesia. Apalagi pihaknya telah mendapat pesan dari Gubernur Bali, I Wayan Koster, agar peran imigrasi lebih ditingkatkan lagi dalam melayani wisatawan asing. Misalnya, dalam pengaturan antrean.

“Kami berusaha memperbaiki pelayanan yang ada. Meningkatkanlah. Selama ini menurut kami sudah baik tapi akan kami tingkatkan lagi,” jelasnya.

Editorial Team