Seorang pedagang di Pasar Tabanan, Ketut Sutami, mengatakan lonjakan harga ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan pasar menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), khususnya yang datang dari kalangan usaha di sektor pariwisata maupun restoran.
Ia menilai, peningkatan kebutuhan bahan pangan di kalangan hotel dan restoran ini terjadi di penghujung tahun. Sutami juga berpendapat, jumlah kunjungan wisatawan ke Bali sudah mulai ramai, dan hotel maupun restoran membutuhkan penambahan bahan pangan untuk memenuhi mereka. Meningkatnya permintaan ini tidak dibarengi dengan ketersediaan barang yang dipasok oleh penyuplai maupun petani di tengah musim hujan saat ini.
Sementara itu petani cabai di Banjar Bangah, Kecamatan Baturiti, Nyoman Sudiasa, mengungkapkan harga cabai di tingkat petani memang mengalami lonjakan akibat musim hujan. Saat ini harga cabai merah kecil naik ke posisi Rp28.000 per kg, sedangkan untuk cabai merah besar berada di posisi Rp14.000 per kg.
“Kenaikan harga cabai ini terjadi secara bertahap sejak November lalu, dan kemungkinan masih akan berlanjut,” ujarnya.