Jembrana, IDN Times - Kabar duka datang dari dunia konservasi laut di Bali. Seekor Paus Sperma Kerdil (Kogia breviceps) yang ditemukan terdampar di pesisir Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kabupaten Jembrana Senin lalu, 26 Januari 2026, dinyatakan mati. Meski tim medis telah berupaya melakukan penyelamatan intensif, mamalia laut yang dilindungi ini mati, pada Rabu (28/1/2026) sore.
Tim dokter hewan menemukan adanya busa pada paru-paru yang mengindikasikan bahwa paus tersebut menelan banyak air laut saat terdampar. Hal inilah yang memicu terjadinya kegagalan napas.
