Denpasar, IDN Times - Dalam beberapa tahun terakhir, tradisi wisuda dan acara perpisahan tidak lagi terbatas pada jenjang pendidikan tinggi. Dalam beberapa waktu terakhir, wisuda di jenjang pendidikan lebih rendah, menulai pro dan kontra.
Salah seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Denpasar Barat yang bernama Tri Widianti (42) mengatakan, momen wisuda dijenjang pendidikan dasar dan menengah memiliki sisi positif dan negatif. Jika memang hal tersebut dirasa perlu untuk mendukung kepercayaan diri anak dalam belajar, Tri menilai, wisuda di pendidikan dasar dan menengah bisa dilaksanakan.
"Secara emosional, tentu acara itu menyentuh dan berkesan. Tapi dari sisi finansial, kadang terasa jadi beban juga, terutama kalau biayanya cukup besar atau terlalu mewah," kata dia, Jumat (9/5/2025).
