Tabanan, IDN Times - Kenaikan nilai dolar Amerika Serikat (USD) terhadap Rupiah memicu kekhawatiran di kalangan perajin tempe di Tabanan. Hal ini karena bahan baku tempe dalam hal ini kedelai masih tergantung impor dari AS. Kenaikan nilai USD ini dikhawatirkan turut menaikkan harga kedelai.
Mohammad Abdulah, salah satu produsen tempe di Pasar Obral, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, mengatakan saat ini harga kedelai masih stabil. "Belum ada kenaikan kedelai impor. Tetapi dengan penguatan penguatan USD takutnya berdampak langsung pada lonjakan harga kedelai impor," ujarnya, Jumat (22/5/2026).
