Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kerangka Manusia di Pantai Ceningan Belum Teridentifikasi
Penemuan kerangka di pesisir Pantai Ceningan, Nusa Penida. (Dok. IDN Times/Istimewa)
  • Polisi Nusa Penida memastikan tulang belulang yang ditemukan di pesisir Ceningan merupakan kerangka manusia setelah pemeriksaan awal oleh tim kepolisian setempat.

  • Kondisi kerangka tidak utuh dan tanpa tengkorak membuat identifikasi sulit, sehingga jenis kelamin maupun identitas jenazah belum dapat dipastikan hingga kini.

  • Kerangka disimpan di RSUD Gema Santi untuk pemeriksaan lanjutan, sementara polisi mengimbau warga melapor jika kehilangan anggota keluarga guna membantu penyelidikan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Penemuan tulang belulang manusia di pesisir Ceningan yang masih belum teridentifikasi, dengan kondisi kerangka tidak utuh dan tanpa tengkorak.
  • Who?
    Aparat Polsek Nusa Penida bersama Polres Klungkung, dipimpin Kasi Humas I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, serta warga setempat yang pertama kali menemukan kerangka tersebut.
  • Where?
    Pesisir Pulau Ceningan, wilayah Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Kerangka kini disimpan di RS Gema Santi Nusa Penida.
  • When?
    Tulang ditemukan pada Selasa, 24 September 2026, dan keterangan resmi dari kepolisian disampaikan pada Kamis, 26 September 2026.
  • Why?
    Penyebab terdamparnya kerangka manusia di pesisir masih belum diketahui. Polisi mendalami kemungkinan keterkaitannya dengan laporan orang hilang di wilayah tersebut.
  • How?
    Warga menemukan tulang dalam kondisi tidak lengkap lalu melapor ke polisi. Setelah pemeriksaan awal, aparat memastikan itu kerangka manusia dan mengevakuasinya ke rumah sakit untuk identifikasi lanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Klungkung, IDN Times- Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Nusa Penida masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi tulang belulang yang terdampar di pesisir Pantai Ceningan Selasa lalu, 24 Februari 2026. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, aparat kepolisian memastikan temuan tersebut merupakan kerangka manusia.

Kepastian itu disampaikan oleh Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resor (Polres) Klungkung, I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, Kamis (26/2/2026). Ia menjelaskan, sebelumnya warga menduga tulang yang ditemukan itu adalah sisa-sisa kerangka hewan karena kondisinya sudah tidak lengkap.

“Setelah dilakukan pengecekan dan identifikasi awal, dipastikan itu adalah kerangka manusia,” ujarnya.

1. Kondisi kerangka tidak utuh

Penemuan kerangka di pesisir Pantai Ceningan, Nusa Penida. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Menurut Alit, kerangka tersebut ditemukan dalam kondisi tidak lengkap, bahkan tanpa tulang tengkorak. Hal ini membuat proses identifikasi menjadi lebih sulit. Hingga kini, jenis kelamin maupun identitas jenazah belum dapat dipastikan.

“Identitas maupun jenis kelamin jenazah belum diketahui karena kondisinya memang tidak utuh,” jelasnya.

2. Jenazah dititipkan di RS Gema Santi

Penemuan kerangka di pesisir Pantai Ceningan, Nusa Penida. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Saat ini, kerangka tersebut masih dititipkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gema Santi Nusa Penida untuk penanganan lebih lanjut. Polisi masih berkoordinasi guna mendalami kemungkinan identitas korban, termasuk menelusuri laporan orang hilang.

3. Polisi menunggu laporan warga

Penemuan kerangka di pesisir Pantai Ceningan, Nusa Penida. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Pihak kepolisian juga mengimbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor. Informasi dari warga dinilai penting untuk membantu proses penyelidikan dan pengungkapan identitas kerangka tersebut.

“Jika ada warga yang kehilangan anggota keluarganya, kami harap segera melapor. Itu akan sangat membantu proses penyelidikan,” tutupnya.

Hingga kini, aparat masih terus mengumpulkan keterangan dan menelusuri berbagai kemungkinan terkait asal-usul kerangka manusia yang terdampar di pesisir.

Editorial Team