Denpasar, IDN Times - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI) menargetkan penelitian terkait Music and Brain yang hingga saat ini masih minim dilakukan para peneliti. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, setelah acara Music and Brain yang diselenggarakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, pada Minggu (11/1/2026).
Stella mengatakan, potensi musik di Indonesia sangat besar, namun belum diimbangi dengan penelitian terkait pengaruh musik ke otak. Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah atau PR tersendiri bagi Kemdiktisaintek untuk bagaimana menciptakan ekosistem dan riset funding. Kabar bahagianya, riset funding Indonesia selama setahun ini meningkat sebanyak 218 persen, sehingga diharapkan akan mampu mendorong para peneliti untuk melakukan penelitian. Mereka yang memenangkan penelitian sendiri juga sudah disiapkan insentif khusus dari Kemdiktisaintek.
"Wow bukan kurang lagu, kurang sekali (penelitian musik). Tidak ada penelitiannya. Gak ada penelitian musik dan otak yang setaraf ini di Indonesia. tapi itulah tugas kami di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi," ungkapnya.
