Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kasus Curanmor di Denpasar Meningkat, Polisi Imbau Warga Waspada
Ilustrasi curanmor. (IDN Times/Sukma Shakti)
  • Polresta Denpasar mengungkap 11 kasus curanmor sepanjang April 2026 dengan 15 tersangka, menjadikan kejahatan ini paling dominan di wilayah hukum Denpasar.

  • Dari barang bukti yang diamankan, delapan sepeda motor belum diketahui pemiliknya karena tidak ada laporan polisi; warga diminta segera melapor membawa BPKB dan STNK.

  • Kasus curanmor di Denpasar Timur mencapai tiga unit dalam sebulan, terutama di area Bajra Sandhi; warga diminta lebih waspada dan memastikan kendaraan terkunci ganda.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kepolisian mengimbau warga Denpasar meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menjadi kasus dominan selama April 2026 dengan total 11 kasus terungkap.
  • Who?
    Kapolresta Denpasar Kombespol Leonardo D Simatupang, Kasat Reskrim Kompol Agus Riwayanto, dan Kapolsek Denpasar Timur Kompol I Ketut Tomiyasa bersama jajaran kepolisian setempat.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di wilayah hukum Polresta Denpasar, meliputi Polsek Denpasar Selatan, Barat, Timur, serta Kuta Selatan, termasuk area Bajra Sandhi dan jalur Sumerta Kelod.
  • When?
    Selama bulan April 2026 dengan imbauan resmi disampaikan pada Kamis, 23 April 2026 oleh Kapolresta Denpasar kepada warga setempat.
  • Why?
    Peningkatan curanmor terjadi akibat kelalaian warga saat memarkir kendaraan tanpa pengamanan tambahan serta tingginya aktivitas di beberapa titik rawan seperti kawasan Bajra Sandhi.
  • How?
    Kepolisian melakukan pengungkapan kasus setiap minggu dan mengimbau warga menggunakan kunci ganda, memastikan parkir aman, serta melapor jika memiliki kendaraan hasil curian tanpa laporan polisi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Denpasar, IDN Times - Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Denpasar, Kombespol Leonardo D Simatupang, mengimbau warga Kota Denpasar waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kian marak.

Selama April 2026, Polresta Denpasar dan jajarannya mengungkap 11 kasus pencurian curanmor yang dilakukan oleh 15 tersangka. Curanmor ini menjadi kasus dominan di wilayah hukum Polresta Denpasar.

"Warga selalu tetap waspada terutama terhadap kendaraan supaya menggunakan kunci ganda, mengunci stang dan jangan lagi meninggalkan kunci," ungkapnya, pada Kamis (23/4/2026).

1. Pengungkapan kasus curanmor hampir setiap minggu

Ilustrasi maling (IDN Times/Mardya Shakti)

Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Agus Riwayanto, mengatakan pada minggu pertama April 2026, kepolisian berhasil melakukan pengungkapan satu kasus curanmor. Minggu kedua melakukan pengungkapan 5 kasus curanmor. Minggu ketiga melakukan pengungkapan 3 kasus curanmor, dan minggu keempat melakukan pengungkapan 2 kasus curanmor.

Sementara itu berdasarkan wilayah diketahui, pencurian dilaporkan ke Polsek Denpasar Selatan sebanyak 2 kasus, Polsek Denpasar Barat sebanyak 2 kasus, Polresta Denpasar sebanyak 5 kasus, Polsek Denpasar Timur sebanyak 1 kasus, dan Polsek Kuta Selatan sebanyak 1 kasus.

2. Sebanyak delapan sepeda motor hasil curian tidak ditemukan laporan polisinya

Barang bukti kasus curanmor di wilayah Denpasar (IDN Times/Ayu Afria)

Dari sejumlah barang bukti, sebanyak 8 kendaraan bermotor tidak diketahui pemiliknya karena tidak ada laporan polisi. Pihak kepolisian akan segera membagikan nomor rangka dan nomor mesin sepeda motor tersebut. Warga yang memilikinya agar segera datang ke Polresta Denpasar dengan membawa barang bukti BPKB dan STNK.

"Kami mengimbau kepada seluruh warga agar lebih waspada, khususnya terhadap tindak pidana curanmor, dengan cara menggunakan kunci ganda dan memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman," terangnya.

3. Warga diharapkan lebih waspada di area Bajra Sandhi

Barang bukti kasus curanmor di wilayah Denpasar (IDN Times/Ayu Afria)

Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, menyampaikan kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukumnya cukup tinggi. Dalam kurun waktu sebulan, laporan kejadian pencurian kendaraan bermotor di Denpasar Timur mencapai 3 unit.

Tindak pidana ini kebanyakan terjadi karena kelalaian masyarakat terhadap kendaraan yang diparkir. Pihaknya meminta warga Denpasar Timur agar waspada di jalur Sumerta Kelod di kawasan Bajra Sandhi yang aktivitas warganya tinggi, terutama saat weekend. Parkir kendaraan yang banyak di sepanjang jalan tidak semuanya terjangkau CCTV.

"Rata-rata pelaku ada yang menggunakan kunci palsu, dengan di dorong, kemudian kunci nyantol," terangnya.

Editorial Team