Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kadinsos Denpasar Bantu Ibu Lemas saat Mengantre BBM, Ini Saran Dinkes
Antrean BBM di SPBU Tohpati Gatsu Timur meluber hingga ke badan jalan. (IDN Times/Yuko Utami)
  • Seorang ibu di Denpasar terjatuh dari sepeda motor dalam kondisi lemas setelah mengantre BBM dan belum makan; ia mendapat pertolongan di Kantor Dinsos.
  • Korban ditenangkan, diberi minum dan makanan, serta dirawat untuk luka di tangan, bibir, kaki, dan pembengkakan sebelum akhirnya pulang dalam kondisi membaik.
  • Dinkes Bali mengingatkan antre BBM di bawah terik matahari berisiko menyebabkan dehidrasi, pingsan akibat panas, dan kelelahan; warga disarankan membawa air serta segera berteduh bila bergejala.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Seorang ibu terjatuh dari sepeda motor dalam keadaan lemas setelah mengantre BBM dan belum makan. Ia mengalami luka pada tangan, bibir, kaki, serta pembengkakan pada kaki.
  • Who?
    Seorang ibu warga Denpasar ditolong Kepala Dinsos Kota Denpasar I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty dan petugas di Kantor Dinsos Denpasar. dr I Gusti Ayu Raka Susanti mengingatkan risiko kesehatan.
  • Where?
    Korban terjatuh di antara Kantor Dinas Sosial Kota Denpasar dan Kantor Camat Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali. Pertolongan pertama diberikan di Kantor Dinsos Denpasar.
  • When?
    Peristiwa terjadi pada Selasa siang, 13 Oktober 2026, saat korban selesai mengantre BBM di SPBU.
  • Why?
    Korban lemas akibat kelelahan mengantre BBM dan belum makan. Antrean panjang di bawah terik matahari berisiko menyebabkan dehidrasi, pingsan akibat panas, dan kelelahan.
  • How?
    Laxmy dan petugas membopong korban, menenangkan kondisinya, memberi minum dan makanan, serta mengobati luka. Korban tidak langsung diizinkan pulang karena kakinya bengkak, lalu pulang sendiri setelah membaik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Denpasar, IDN Times - Akibat kelelahan antre bahan bakar minyak (BBM), seorang Ibu di Kota Denpasar terjatuh dari sepeda motor dan lemas. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, menjelaskan kronologi peristiwa, pada Selasa (13/10/2026) siang.

Kepada IDN Times, Laxmy bercerita bahwa dirinya hendak memasuki Kantor Dinas Sosial Denpasar setelah penanganan kejadian kebakaran di Jalan Kembang Matahari. 

“Saya melihat Ibu ini terjatuh dari sepeda motor dalam keadaan lemas. Lalu insting saya sebagai seorang masyarakat menolong Ibu ini di antara Kantor Dinsos dan Kantor Camat Denpasar Utara,” jelas Laxmy.

Pihaknya membopong korban untuk mendapatkan pertolongan pertama di Kantor Dinsos Denpasar. 

“Lalu saya tanya kenapa, bagaimana, darimana. Ibu ini kelelahan setelah mengantre BBM di SPBU dan Ibu ini belum makan,” paparnya.

Langkah pemulihan yang dilakukannya mulai dari menenangkan psikologis, memberikan minum, dan mengobati luka korban di bagian tangan, bibir, serta kaki.

Laxmy menyebutkan kaki korban dalam keadaan bengkak, sehingga belum diizinkan pulang ke rumah secara cepat.

“Kami belum izinkan pulang, setelah beberapa lama Ibu itu juga makan di posko kami, sudah agak tenang akhirnya Ibu itu sudah bisa pulang dengan sendirinya dan kondisinya baik,” tuturnya.

Ia berharap agar kondisi penyaluran BBM kembali normal. Termasuk menyarankan masyarakat agar mengutamakan keselamatan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Bali, dr I Gusti Ayu Raka Susanti, mengatakan antre panjang BBM saat matahari terik berdampak pada kondisi tubuh.

“Yang paling terdampak apabila antre panjang di pom bensin dan di bawah terik matahari tentu kemungkinan dehidrasi, syncope karena panas dan kelelahan,” papar Raka kepada IDN Times, Selasa (13/10/2026).

Jika kondisi antre BBM di siang hari tak terhindarkan, Raka menyarankan agar masyarakat menggunakan pelindung kepala yang nyaman. Termasuk membawa air putih untuk mencegah dehidrasi.

“Apabila muncul gejala mata berkunang dan keluar keringat dingin agar segera berteduh dan meminta pertolongan,” pinta Raka.

Curated For You

Editorial Team

Related Article