Denpasar, IDN Times - Akibat kelelahan antre bahan bakar minyak (BBM), seorang Ibu di Kota Denpasar terjatuh dari sepeda motor dan lemas. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, menjelaskan kronologi peristiwa, pada Selasa (13/10/2026) siang.
Kepada IDN Times, Laxmy bercerita bahwa dirinya hendak memasuki Kantor Dinas Sosial Denpasar setelah penanganan kejadian kebakaran di Jalan Kembang Matahari.
“Saya melihat Ibu ini terjatuh dari sepeda motor dalam keadaan lemas. Lalu insting saya sebagai seorang masyarakat menolong Ibu ini di antara Kantor Dinsos dan Kantor Camat Denpasar Utara,” jelas Laxmy.
Pihaknya membopong korban untuk mendapatkan pertolongan pertama di Kantor Dinsos Denpasar.
“Lalu saya tanya kenapa, bagaimana, darimana. Ibu ini kelelahan setelah mengantre BBM di SPBU dan Ibu ini belum makan,” paparnya.
Langkah pemulihan yang dilakukannya mulai dari menenangkan psikologis, memberikan minum, dan mengobati luka korban di bagian tangan, bibir, serta kaki.
Laxmy menyebutkan kaki korban dalam keadaan bengkak, sehingga belum diizinkan pulang ke rumah secara cepat.
“Kami belum izinkan pulang, setelah beberapa lama Ibu itu juga makan di posko kami, sudah agak tenang akhirnya Ibu itu sudah bisa pulang dengan sendirinya dan kondisinya baik,” tuturnya.
Ia berharap agar kondisi penyaluran BBM kembali normal. Termasuk menyarankan masyarakat agar mengutamakan keselamatan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Provinsi Bali, dr I Gusti Ayu Raka Susanti, mengatakan antre panjang BBM saat matahari terik berdampak pada kondisi tubuh.
“Yang paling terdampak apabila antre panjang di pom bensin dan di bawah terik matahari tentu kemungkinan dehidrasi, syncope karena panas dan kelelahan,” papar Raka kepada IDN Times, Selasa (13/10/2026).
Jika kondisi antre BBM di siang hari tak terhindarkan, Raka menyarankan agar masyarakat menggunakan pelindung kepala yang nyaman. Termasuk membawa air putih untuk mencegah dehidrasi.
“Apabila muncul gejala mata berkunang dan keluar keringat dingin agar segera berteduh dan meminta pertolongan,” pinta Raka.
