Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jalur Curam Pantai Kelingking Akan Dibangun Tangga Permanen
Wisatawan saat berwisata ke Pantai Kelingking, Nusa Penida. (IDN Times/Wayan Antara)
  • Pemkab Klungkung bersama pihak swasta mulai membangun tangga permanen menuju Pantai Kelingking setelah peresmian pos loket wisatawan pada 23 Oktober 2026.
  • Pembangunan akses baru ditargetkan selesai dalam enam bulan untuk menggantikan jalur tebing curam yang dinilai ekstrem dan berbahaya bagi wisatawan.
  • Pemkab juga membuka investasi berkelanjutan serta membenahi air, jalan, pasar, dan fasilitas kesehatan demi mendukung pariwisata dan kebutuhan warga Nusa Penida.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemkab Klungkung membangun tangga permanen sebagai akses baru menuju pesisir Pantai Kelingking untuk menggantikan jalur tebing curam yang selama ini digunakan wisatawan.
  • Who?
    Pemkab Klungkung, Bupati Klungkung I Made Satria, dan pihak swasta berkolaborasi dalam pembangunan tangga akses Pantai Kelingking.
  • Where?
    Pembangunan dilakukan di jalur menuju pesisir Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.
  • When?
    Groundbreaking dilakukan Jumat, 23 Oktober 2026, setelah peresmian pos loket wisatawan. Pembangunan ditargetkan selesai sekitar enam bulan.
  • Why?
    Tangga dibangun karena jalur menuruni tebing menuju Pantai Kelingking dinilai ekstrem dan berbahaya, sehingga diperlukan akses yang lebih aman dan layak bagi wisatawan.
  • How?
    Pembangunan direalisasikan melalui kolaborasi Pemkab Klungkung dan pihak swasta. Pemerintah daerah juga membuka peluang investasi konstruktif untuk infrastruktur Nusa Penida.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemerintah Klungkung mau membuat tangga tetap ke Pantai Kelingking di Nusa Penida. Dulu orang harus turun tebing yang curam dan berbahaya. Pak Made Satria bilang tangga ini dibuat bersama pihak swasta dan ditargetkan selesai enam bulan. Pemerintah juga membetulkan jalan, air, pasar, dan tempat kesehatan di Nusa Penida.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pembangunan tangga permanen di Pantai Kelingking mencerminkan upaya menyeimbangkan pesona alam dengan keselamatan dan kenyamanan pengunjung. Kolaborasi pemerintah dan swasta juga membuka ruang pembenahan infrastruktur yang lebih luas, dari air dan jalan hingga pasar serta fasilitas kesehatan, sehingga kebutuhan wisatawan dan warga lokal dapat diperhatikan secara bersamaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Klungkung, IDN Times - Keindahan Pantai Kelingking di Kecamatan Nusa Penida selama ini harus dibayar dengan perjuangan ekstra. Wisatawan yang ingin menginjakkan kaki di pesisir pantai harus menuruni jalur tebing yang curam dan cukup ekstrem. Kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung akan membenahi itu.

Akses ke pantai akan ditata melalui pembangunan tangga permanen yang dinilai lebih aman dan representatif bagi wisatawan. Bupati Klungkung, I Made Satria, mengatakan pembangunan tangga mulai direalisasikan melalui kolaborasi Pemkab Klungkung bersama pihak swasta. Groundbreaking dilakukan setelah peresmian pos loket wisatawan di kawasan Pantai Kelingking, Jumat (23/10/2026).

"Selama ini jalur ke Pantai Kelingking dengan menuruni tebing sangat ekstrem dan cukup berbahaya. Sehingga kami akan bangun tangga yang lebih representatif dan aman," ujar Satria.

1. Pemkab Klungkung menargetkan enam bulan selesai dibangun

Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Wabup, Tjok Surya, dan Pj Sekda Klungkung, Gusti Agung Putra Mahajaya. (IDN Times/Wayan Antara)

Satria menargetkan pembangunan akses baru tersebut selesai sekitar enam bulan. Setelah rampung, wisatawan diharapkan memiliki jalur yang lebih layak saat turun ke pesisir Pantai Kelingking.

Menurut Satria, pembangunan tangga ini bukan sekadar mempercantik kawasan wisata. Keberadaan akses yang lebih aman menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan yang datang ke destinasi ikonik Nusa Penida tersebut.

Pemkab Klungkung ingin agar pengembangan destinasi tidak hanya berfokus pada daya tarik alam. Infrastruktur pendukung juga harus disiapkan agar wisatawan dapat menikmati destinasi dengan rasa aman dan nyaman.

"Kami ingin menyediakan infrastruktur yang aman dan nyaman di setiap destinasi di Nusa Penida," jelasnya.

2. Pemkab buka peluang investasi di Nusa Penida

Wisatawan saat berwisata ke Pantai Kelingking, Nusa Penida. (IDN Times/Wayan Antara)

Pembangunan tangga menuju Pantai Klingking menjadi contoh kolaborasi pemerintah bersama pihak swasta dalam mengembangkan infrastruktur pariwisata. Satria mengatakan, pemerintah daerah terbuka terhadap investasi untuk mempercepat pembangunan berbagai fasilitas di Nusa Penida.

Namun, investasi yang masuk diharapkan tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis. Menurutnya, investasi harus memberikan manfaat bagi warga sekaligus tetap menjaga keberlanjutan lingkungan Nusa Penida yang menjadi modal utama pariwisata.

"Kami membutuhkan investor. Pemerintah harus berkolaborasi dengan pihak swasta. Kami menerima investasi yang konstruktif, yang berdampak positif untuk kelestarian alam dan juga ekonomi," ujarnya.

3. Infrastruktur Nusa Penida ikut dibenahi

Destiansi Wisata Pantai Kelingking, Nusa Penida. (IDN Times/Wayan Antara)

Selain akses menuju Pantai Kelingking, Pemkab Klungkung juga tengah membenahi sejumlah infrastruktur penunjang di Nusa Penida. Pembenahan dilakukan mulai dari jaringan air, jalan, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Pemerintah juga menyiapkan pembangunan pasar yang diharapkan dapat memperkuat aktivitas ekonomi warga lokal. Serta pembenahan fasilitas kesehatan. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mendukung kebutuhan warga sekaligus menunjang perkembangan pariwisata Nusa Penida.

"Pengembangan Nusa Penida tidak cukup hanya mengandalkan popularitas destinasi dan keindahan alam. Ketersediaan infrastruktur yang memadai menjadi bagian penting agar pertumbuhan pariwisata dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup warga," jelas Satria.

Curated For You

Editorial Team

Related Article