ilustrasi asuransi (unsplash.com/Scott Graham)
Jika bisa memicu sengketa, lalu warisan apa yang sebaiknya dipersiapkan untuk menghindari hal tersebut? Menurut Bunda Ika, warisan yang bisa kamu siapkan bisa berupa paper asset seperti asuransi. Dalam asuransi, penerima manfaat atau pewaris sudah ditentukan sejak awal.
Jika kamu membuat polis asuransi, di sana akan tercantum siapa saja yang berhak menerima klaim dari polis tersebut. Saat pemegang polis meninggal dunia, maka dana uang pertanggungan langsung diberikan kepada nama-nama yang telah tercatat sebagai penerima manfaat. Proses ini tidak memerlukan proses turun waris, seperti halnya warisan berupa harta benda. Sehingga bisa dikatakan bebas dari sengkat waris.
Keuntungan lain memiliki warisan paper asset adalah biaya yang dikeluarkan bisa lebih sedikit. Kamu cukup mempersiapkan dana sekitar 40 persen sampai 60 persen dari jumah warisan yang akan dibuat.
"Contohnya, kalau mau memiliki warisan sejumlah Rp1 miliar, kamu cukup mempersiapkan dana sekitar Rp300 juta hingga Rp600 juta saja," kata Bunda Ika.
Banyak pelajaran finansial menarik dari film How to Make Millions Before Grandma Dies. Persiapkanlah warisan untuk keluargamu, agar mereka memiliki masa depan yang lebih baik.