Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260202-WA0016.jpg
Kondisi longsor di Desa Duda, Karangasem. (Dok. IDN Times/istimewa)

Intinya sih...

  • Petugas membersihkan material longsor untuk membuka akses jalan

  • Beberapa bangunan rusak akibat longsor

  • Warga diminta memeriksa kondisi tanah di sekitar tempat tinggalnya

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Karangasem, IDN Times- Musibah tanah longsor terjadi di Banjar Dinas Padang Tunggal Kauh, Desa Duda, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Senin (2/2/2026) pagi. Longsoran terjadi akibat jebolnya senderan pekarangan rumah warga, yang kemudian menutup badan jalan kabupaten dan mengganggu mobilitas publik.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 Wita, saat hujan dengan intensitas tinggi masih berlangsung. Tekanan air yang terus meningkat menyebabkan struktur penahan tanah tidak mampu menahan beban, sehingga material tanah, batu, dan puing bangunan ambruk ke ruas jalan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, menjelaskan wilayah Kecamatan Selat termasuk daerah dengan tingkat kerawanan longsor yang cukup tinggi, terutama saat hujan deras..

“Senderan pekarangan jebol karena tidak mampu menahan tekanan air hujan. Material longsor langsung menutup akses jalan kabupaten,” ungkapnya, Senin (2/2/2026).

1. Petugas segera membersihkan material longsor untuk membuka akses jalan

Kondisi longsor di Desa Duda, Karangasem. (Dok. IDN Times/istimewa)

Akibat kejadian ini, mobilitas warga setempat sempat terganggu karena material menutupi badan jalan. BPBD Karangasem bersama unsur terkait langsung melakukan penanganan darurat dengan menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC). Pihaknya menggunakan alat berat berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk mempercepat pembersihan.

"Penanganan dilakukan dengan membersihkan material longsor, sehingga jalan kembali dapat dilalui warga," ungkapnya.

2. Beberapa bangunan rusak akibat longsor

Kondisi longsor di Desa Duda, Karangasem. (Dok. IDN Times/istimewa)

Selain badan jalan, longsor juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan di pekarangan rumah warga seperti tembok, gerbang, serta bangunan pelinggih. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini.

3. Warga diminta memeriksa kondisi tanah di sekitar tempat tinggalnya

Kondisi longsor di Desa Duda, Karangasem. (Dok. IDN Times/istimewa)

BPBD Karangasem mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan longsor agar lebih waspada, memantau kondisi tanah di sekitar rumah. Segera melapor jika menemukan retakan tanah, pergeseran senderan, atau tanda-tanda longsor lainnya guna mencegah dampak yang lebih besar.

"Warga agar lebih waspada dan memperhatikan bagian rumahnya. Terlebih hujan deras masih berpotensi mengguyur Karangasem dan sekitarnya," terangnya.

Editorial Team