Badung, IDN Times – Sebanyak 627 narapidana Lapas Klas II A Kerobokan dinyatakan reaktif setelah mengikuti rapid test yang diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut, mulai Senin (19/10/2020) hingga Rabu (21/10/2020). Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Lapas Kelas II A Kerobokan, Yulius Sahruza melalui Humas Kanwil Kemekumham Bali, I Putu Surya Dharma.
“Total jumlah wisma di Lapas Kerobokan 13, jadinya 1 hari diambil 4 wisma. Di mana diwajibkan semua WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) ikut rapid test. Dari Senin sampai hari ini,” ujarnya, Rabu (21/10/2020).
