Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hari Baik Menurut Hindu Bali 31 Desember 2024
ilustrasi kacang tanah (pexels.com/shattha pilabut)

Pada Selasa, 31 Desember 2024 ada hari yang namanya asuajeg turun berdasarkan Hindu di Bali. Artinya hari baik untuk membuat boneka sawah, menanam padi, kacang-kacangan, sirih. Hari ini juga baik untuk berburu, membuat alat bunyi-bunyian, kentongan, gamelan, genta, dan lain. Berikut ini hari baik Hindu Bali 31 Desember 2024 selengkapnya.

1. Tidak baik melangsungkan pernikahan

ilustrasi menikah (unsplash.com/Nathan)

Carik walangati merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa atau ngaben dan membangun rumah. Kala sor merupakan hari yang tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan.

2. Tidak baik mengadakan pertemuan

ilustrasi sebuah pertemuan sosial (pexels.com/ELEVATE)

Prangewa adalah hari yang tidak baik mengadakan pertemuan karena mengandung unsur keributan. Jadi tetap waspada ya di malam pergantian tahun ini. Kaleburau tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Namun, tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa atau ngaben. Pepedan adalah hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.

3. Tidak baik untuk penguburan jenazah

Ilustrasi pemakaman (IDN Times/Agung Sedana)

Salah wadi merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan upacara Manusa Yadnya seperti wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lainnya. Termasuk tidak baik melangsungkan upacara Pitra Yadnya di antaranya penguburan, atiwa-tiwa atau ngaben, nyekah, ngasti, dan sebagainya.

Hari ini ada juga yang disebut dengan sri tumpuk merupakan hari baik untuk mencari burung (mepikat). Pararasan: Aras Kembang, Pancasuda: Satria Wirang, Ekajalaresi: Suka Rahayu, Pratiti: Saskara.

Editorial Team