Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hari Baik Menurut Hindu Bali 26 Februari 2026, Saatnya Berlatih
ilustrasi berlatih yoga (pexels.com/ Anastasia Shuraeva)

Belajar adalah aktivitas sepanjang hidup, mempelajari dan melatih diri agar tetap memegang kendali di tengah kekacauan situasi. Kabar baik untukmu yang ingin melatih diri maupun belajar. Ada siwa sampurna, hari yang baik untuk segala jenis upacara. Hari ini juga baik untuk mulai belajar maupun berlatih. Termasuk baik untuk membangun segala macam bangungan. 

Ramalan berdasarkan Kalender Bali Digital pada Kamis, 26 Februari 2026 ini ada juga yang disebut dengan ayu badra. Hari ini baik untuk memulai suatu usaha, bercocok tanam, dan membangun. Penasaran bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

Baik memuja leluhur

ilustrasi leluhur (unsplash.com/Polina Kuzovkova)

Kala buingrau merupakan hari baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja pitra atau leluhur. Namun, tidak baik untuk membangun dan mengatapi rumah. Carik walangati adalah hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. 

Baik menebang kayu

ilustrasi kayu (unsplash.com/Miri Mina)

Kala wisesa adalah hari baik untuk menebang kayu bahan bangunan, memulai suatu kegiatan, mengangkat atau melantik petugas. Lebur awu merupakan hari yang tidak baik melakukan upacara wiwaha atau pernikahan, pertemuan, membangun dan mengatapi rumah. Hari ini baik untuk membangun irigasi. 

Tidak baik melaksanakan Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya

Ilustrasi ngaben. (IDN Times/Imam Rosidin)

Salah wadi merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya, seperti wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lain-lain.

Hari ini juga tidak baik melaksanakan upacara Pitra Yadnya, misalnya penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan sebagainya. Pararasan: Aras Kembang, Pancasuda: Tunggak Semi, Ekajalaresi: Manggih Suka, Pratiti: Tresna.

Editorial Team