Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hari Baik Menurut Hindu Bali 19 April 2025
Ilustrasi pedagang di Pura Besakih. (IDN Times/Yuko Utami)

Ramalan hari baik menurut Hindu Bali pada Sabtu, 19 April 2025 dibuka dengan kala gotongan. Ini dipercaya sebagai hari baik untuk memulai suatu usaha. Namun, tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat.

Ada juga hari pepedan yang dipercaya baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Lalu, bagaimana ramalan hari baik lainnya? Ini selengkapnya.

1. Tidak baik bepergian

Ilustrasi bepergian ke luar negeri (pexels.com/nappy)

Kala dangu merupakan hari yang tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, dan bepergian. Carik walangati adalah hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa atau ngaben. Hari ini juga tidak baik membangun rumah. 

2. Baik memelihara hewan ternak

ilustrasi hewan ternak (pexels.com/Matthias Zomer)

Kala upa diyakini sebagai hari baik untuk mulai mengambil atau memelihara ternak (wewalungan). Kala ngruda artinya baik untuk membuat taji, keris, ranjau (sungga), bambu runcing (gelanggang) dan sejenisnya.

Hari kala ngruda juga baik untuk menyusun rencana. Namun, tidak baik untuk segala pekerjaan, akan mendapat godaan atau halangan sakit keras. Hari ini juga tidak baik melakukan yadnya yang besar. 

3. Tidak baik mengadakan rapat

ilustrasi rapat (pexels.com/Fox)

Karnasula artinya hari baik untuk membuat kentongan, bajra, kendang, kroncongan (denta sapi dari kayu) dan sejenisnya. Namun, tidak baik untuk membangun rumah tempat tidur, mengadakan rapat atau pertemuan.

Salah wadi artinya tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lainnya) Pitra Yadnya (penguburan, atiwa-tiwa atau ngaben, nyekah, ngasti, dan lainnya). Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Bagna Mapasah, Pratiti: Jati.

Editorial Team