Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hari Baik Menurut Hindu Bali 11 April 2026, Saatnya Bina Persahabatan
ilustrasi sahabat sedang mengobrol (pexels.com/Julia Larson)
  • Kalender Bali Digital mencatat 11 April 2026 sebagai hari dengan sri bagia, menandakan waktu baik untuk membina persahabatan.
  • Carik walangati disebut sebagai hari yang kurang baik untuk pernikahan, upacara ngaben, dan pembangunan rumah.
  • Kala caplokan dan sampi gumarang turun dianggap membawa keberuntungan untuk membuat alat tangkap ikan serta menanam padi dan jagung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali berdasarkan Kalender Bali Digital pada Sabtu, 11 April 2026. Ramalan hari ini diawali dengan sri bagia artinya hari baik untuk mulai membina persahabatan. 

Sementara itu, carik walangati adalah hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

1. Baik membuat alat penangkap ikan

ilustrasi memancing ikan (pexels.com/Brian Forsyth)

Kala caplokan adalah hari baik untuk membuat alat-alat penangkap ikan seperti pancing (kail), jala, jaring, bubu, dan bahan untuk umpan. Kala beser adalah hari baik untuk menyadap tirta, mengasah taji, dan tombak. Namun, tidak baik untuk membuat empangan atau bendungan, berbicara yang sifatnya rahasia. 

2. Baik menanam jagung

ilustrasi kebun jagung (pexels.com/Alejandro Barrón)

Sampi gumarang turun adalah hari baik untuk menanam padi, jagung, dan membangun rumah.  Naga naut merupakan hari yang tidak baik untuk dewasa ayu.

Salah wadi artinya tidak baik untuk melakukan upacara Manusa Yadnya, seperti wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lain-lain. Termasuk tidak baik melakukan upacara Pitra Yadnya, misalnya penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan sebagainya. Pararasan: Laku Air, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Manggih Suka, Pratiti: Tresna.

Editorial Team