Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hari Baik Hindu Bali 17 Mei 2026, Saatnya Bekerja
Ilustrasi bekerja. (IDN Times/Febriyanti Revitasari)
  • Kalender Bali Digital mencatat 17 Mei 2026 sebagai hari amertayoga yang baik untuk bekerja, mencari nafkah, dan memulai usaha baru.
  • Dewasa ngelayang serta kala panyeneng dianggap waktu tepat membangun rumah, membuat peraturan adat, dan menyimpan harta benda.
  • Rekatadala ayudana dan upadana amerta menjadi momen baik untuk beramal, menanam tanaman beruas, serta memulai aktivitas berdagang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Selamat pagi semuanya, semoga kabar baik dan sehat selalu ya. Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali berdasarkan Kalender Bali Digital pada Minggu, 17 Mei 2026. Mengawali pagi ini ada hari amertayoga yang baik untuk membangun, mencari pengupa jiwa atau nafkah, dan memulai suatu perusahaan.

Babi munggah merupakan hari yang tidak baik untuk bercocok tanam. Carik walangati adalah hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. Berikut ramalan hari baik selengkapnya di bawah ini.

Baik membangun rumah

Ilustrasi rumah. (IDN Times/Aditya Pratama)

Dewasa ngelayang adalah hari baik untuk membangun rumah, membuat jukung dan sejenisnya. Kala panyeneng artinya baik untuk membuat peraturan-peraturan, awig-awig (aturan setingkat desa adat), serta membuat tempat penyimpanan harta benda. 

Kala sarang merupakan hari yang mengandung sifat boros atau terapas. Namun, tidak baik untuk berbelanja. Rangda tiga adalah hari yang tidak baik melakukan upacara pawiwahan atau pernikahan. 

Baik beramal

Ilustrasi Beramal. (IDN Times/Aditya Pratama)

Rekatadala ayudana adalah hari baik untuk menanam tanaman yang beruas atau berbuku, melakukan dana punia atau beramal. Upadana amerta artinya baik untuk menanam suatu tanaman, serta membuat alat-alat berdagang atau mulai berjualan. Pararasan: Laku Angin, Pancasuda: Satria Wibawa, Ekajalaresi: Kinasihan Amerta, Pratiti: Wedana.

Editorial Team