Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hari Baik Hindu Bali 12 Oktober 2026, Saatnya Memuja Leluhur
Ilustrasi sembahyang di pura. (IDN Times/Yuko Utami)

Selamat pagi semuanya, bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga kabar baik dan sehat selalu ya. Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali menyambut aktivitasmu pada Senin, 12 Oktober 2026. 

Mengawali pagi ini ada ramalan amerta dadi, hari ini baik untuk upacara Dewa Yadnya dan pemujaan terhadap leluhur. Carik walangati merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. Berikut ramalan selengkapnya.

1. Baik menanam tebu dan timun

Timun suri yang berasal dari Aceh hanya ada di Bulan Ramadan (IDN Times/Masdalena Napitupulu)

Dadig krana adalah hari baik untuk menanam tebu dan timun. Namun, tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan (rapat), dan bersenggama. Geheng manyinget bermakna sebagai hari tidak baik untuk segala pekerjaan yang penting termasuk melakukan yadnya karena banyak gangguan. 

Kala bangkung, kala nanggung merupakan hari yang tidak baik untuk mulai memelihara ternak. Kaleburau artinya tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Termasuk tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben.

2. Baik membuat pintu gerbang

Ilustrasi rumah subsidi (IDN Times/Dhana Kencana)

Kala ngadeg adalah hari baik untuk membuat pintu gerbang, tembok pekarangan, pagar, sangkar ayam (guwungan), kisa pengaduan, mulai memelihara ayam kurungan, serta membuat empangan/bendungan. 

Macekan lanang merupakan hari baik untuk membuat taji, tombak, keris, alat dan penangkap ikan. Namun, tidak baik untuk upacara yadnya. Pararasan: Laku Bintang, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Manggih Astawa, Pratiti: Jaramerana.

Curated For You

Editorial Team

Related Article