Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hari Baik Hindu Bali 11 Oktober 2026, Saatnya Bepergian ke Utara

Kab. Gianyar
2 min read
Hari Baik Hindu Bali 11 Oktober 2026, Saatnya Bepergian ke Utara
Spot Air Terjun Munduk sebagai satu destinasi wisata di Kabupaten Buleleng. (IDN Times/Yuko Utami)

Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali pada Minggu, 11 Oktober 2026 menyambut aktivitasmu. Mengawali hari ini ada ramalan catur laba yang baik untuk bepergian menuju arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya. 

Kala angin adalah hari baik untuk mulai mengajar/melatih ternak. Bagaimana dengan ramalan lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

  1. 1. Baik membuat alat berdagang

    Penjual bakso cuanki di Festival Kuliner Ramadan Kampung Sunda Bali. (IDN Times/Yuko Utami)
    Penjual bakso cuanki di Festival Kuliner Ramadan Kampung Sunda Bali. (IDN Times/Yuko Utami)

    Sedana yoga adalah hari baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, dan mulai berjualan karena akan murah rejeki. 

    Carik walangati artinya tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. 

    Kala mangap bermakna sebagai hari tidak baik untuk berbelanja, bila menggunakan hari ini akan berakibat boros. 

  2. 2. Baik membuka lahan pertanian baru

    Ilustrasi kebun lada (IDN Times/Sunariyah)
    Ilustrasi kebun lada (IDN Times/Sunariyah)

    Pepedan adalah hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. 

    Kala temah merupakan hari yang tidak baik untuk dewasa ayu. Kala upa adalah hari yang tidak untuk mulai mengambil/memelihara ternak (wewalungan). 

  3. 3. Baik menggarap sawah

    Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)
    Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)

    Pamacekan adalah hari baik untuk menggarap sawah/kebun serta membuat tombak penangkap ikan. Namun, tidak baik melaksanakan yadnya. Titibuwuk merupakan hari baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. 

    Namun, tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, dan membuat tangga/banggul. Pararasan: Laku Pandita Sakti, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Patining Amerta, Pratiti: Wedana.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More