Ilustrasi perkelahian, (IDN Times/Sukma Shakti)
Melihat RA dikunci lehernya, temannya berinisial JS (19) yang juga berasal dari Sumba Timur berlari menghampiri korban. "Korban reflek memukul wajah JS dengan menggunakan kepalan tangan kanan," kata Ketut Tunas. Perkelahian pun tak terelakkan. RA kemudian memukul korban hingga korban lari, menyelamatkan diri.
Melihat korban lari, RA dan JS mengejar dan berhasil menyusul. RA kemudian memukul wajah korban hingga korban terjatuh. JS kemudian mengambil keramik dan mengayunkannya ke arah wajah korban dan ditangkis oleh korban dengan menggunakan tangan kanan yang mengakibatkan korban mengalami luka robek pada tangan kanan.
"Saat ini sedang dalam proses penyelidikan lebih dalam. Begitu juga dengan saksi 1 (Wayan) yang mengaku mencuri sedang didalami kasusnya," ujarnya.
Korban sendiri dibawa ke RSUD Tabanan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Wakil Direktur Pelayanan dan Pengendalian Mutu RSUD Tabanan, I Gusti Ngurah Bagus Juniada mengungkap, korban langsung menjalani operasi di tangan kanannya.
"Hari ini, Kamis (22/2/2024) sudah boleh pulang," ujarnya.