Denpasar, IDN Times - Massa aksi yang tergabung dalam Front Justice For Tobias Silak Wilayah Bali melaksanakan aksi damai di sekitar Konsulat Amerika Serikat dan Bundaran Renon, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, pada Senin (26/5/2025). Sebanyak 41 orang telah berkumpul sejak pukul 09.00 Wita.
Aksi damai ini untuk menuntut keadilan atas penembakan yang dialami Tobias Silak, Staf Bawaslu Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan pada 20 Agustus 2024 lalu. Jeck Mungguruak, Koordinator Front Justice For Tobias Silak Wilayah Bali, mengungkapkan tragedi yang dialami Tobias adalah satu dari sekian banyak kasus tanpa keadilan hukum di tanah Papua.
“Papua menghadapi situasi hak asasi manusia yang jauh lebih buruk dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia,” kata Jeck, pada Senin (26/5/2025).
