Badung , IDN Times - Kebebasan dalam berekspresi melalui fashion disebut juga memengaruhi kesehatan mental seseorang. Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Denpasar Periode 2023-2025, dr I Gusti Rai Putra Wiguna, yang hadir sebagai pembicara mengatakan keragaman dan cara berpakaian bisa memperlihatkan bagaimana fleksibilitas mental seseorang untuk menerima apa pun yang menurut dia tidak wajar, namun digunakan oleh orang lain.
Fleksibilitas ini menjadi modal awal yang baik untuk kesehatan mental. Terlebih Bali memiliki ragam culture dari seluruh dunia dengan style pakaian yang berbeda.
"Bali sebagai kampung dunia kan berbagai macam culture, kemudian itu juga berpengaruh terhadap masyarakat Bali untuk fleksibel, menerima hal apa pun, tidak cepat menyalahkan, tidak cepat menghujat untuk hal-hal itu," terangnya.
