Denpasar, IDN Times – Belum lama ini masyarakat Bali dihebohkan dengan kejadian pasien dalam kondisi gawat darurat ditolak dua rumah sakit di Kota Denpasar. Dua rumah sakit tersebut adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya dan Rumah Sakit Husada.
Akibat kejadian tersebut, pasien perempuan asal Buleleng, Nengah Sariani (44), meregang nyawa di atas sepeda motor saat diapit kedua anak kandungnya. Pihak keluarga akhirnya melaporkan kedua rumah sakit tersebut ke Kepolisian Polda Bali.
Korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan setelah ditolak dua rumah sakit tersebut. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga sebab anak-anak korban yakin seharusnya ibunya masih bisa diselamatkan seandainya mendapat pertolongan kegawatdaruratan di dua rumah sakit tersebut.
Mengapa pasien ditolak kedua rumah sakit tersebut? Lalu bagaimana kelanjutan kasusnya? Berikut fakta-fakta pasien meninggal setelah ditolak dua rumah sakit di Denpasar tersebut:
