Tabanan, IDNTimes-Kabupaten Tabanan, Bali, merupakan daerah penghasil kopi dan kakao yang memiliki harga jual stabil dan tinggi. Untuk meningkatkan produksi dan kualitas kopi dan kakao, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan melalui Dinas Pertanian mengusulkan peremajaan tanaman perkebunan seluas 250 hektare. Usulan peremajaan itu disampaikan ke Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, untuk tahun anggaran 2026. Usulan tersebut terdiri atas 100 hektare tanaman kopi dan 150 hektare tanaman kakao.
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Tabanan, I Gusti Ayu Sintha Oktavianti, mengatakan pengajuan dengan total luasan ratusan hektare ini menjadi langkah strategis daerah dalam meningkatkan kembali produktivitas komoditas kopi dan kakao di Tabanan.
