Buleleng, IDN Times - Kasus perempuan telantar berinisial NP dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari Papua Barat, yang melahirkan di Pantai Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng belum ada pengusutan lanjutan atas dugaan kekerasan seksual. Pasalnya, NP melahirkan tanpa adanya suami maupun ayah dari bayi laki-lakinya.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng, I Putu Kariaman Putra, mengungkapkan pihaknya belum mengusut dugaan kekerasan seksual yang dialami NP.
“Untuk pengusutan dugaan siapa yang menghamili, kami belum mengetahui, tiang (saya) lebih fokus untuk perlindungan sosial karena diindikasikan rentan kejiwaan dan ketelantarannya,” ujar Kariaman kepada IDN Times, Senin (26/1/2026).
