Denpasar, IDN Times - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar hingga saat ini memiliki 16 regu atau 154 personel yang semuanya berjenis kelamin laki-laki. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana mengatakan, tidak adanya petugas pemadam kebakaran berjenis kelamin perempuan ini bukan berarti terkendala aturan.
"Tidak ada aturan yang tidak mengizinkan perempuan terlibat di lapangan. Cuma sampai saat ini belum ada personel perempuan yang terlibat di regu pemadaman," ungkapnya.
Sementara itu, laporan kejadian kebakaran di Kota Denpasar rata-rata per minggunya sebanyak 3,92 pada 2025. Dengan jumlah regu Damkar Denpasar saat ini, ditambah jumlah mobil pemadam sebanyak 16 unit dan 4 mobil rescue, dianggap telah memadai untuk menangani permintaan penanganan kejadian di Kota Denpasar.
"Kami anggap sudah memadai," ungkapnya.
Menjelang musim kemarau tahun ini, Damkar Kota Denpasar mengaku tidak terkendala ketersediaan air. Pihaknya memastikan ketersediaan air masih mencukupi untuk memadamkan api. Sumber air yang bisa dipergunakan untuk memadamkan api antara lain ground tank, hidran, dan sumber air eksternal.
"Pada prinsipnya semua kondisi air bisa digunakan, cuman apabila menggunakan air laut komponen di dalam mobil akan menjadi cepat rusak. Seperti sungai, kolam renang, dan penampungan air di sekitar Lokasi kebakaran," ungkapnya.
