Seperti halnya Februari 2024, bulan Maret juga terdapat beberapa rahinan (hari suci) penting bagi umat Hindu. Dua rahinan itu adalah Hari Raya Kuningan dan Nyepi. Kedua rahinan tersebut besar bagi umat Hindu. Selain keduanya, terdapat juga rahinan lain, yaitu Purnama Kadasa. Berikut daftar lengkap rahinan Hindu pada Maret 2024.
Daftar Rahinan Hindu Maret 2024, Ada Kuningan dan Nyepi

1. Pemacekan Agung 4 Maret 2024
Pemacekan Agung jatuh setiap hari Senin, Soma Kliwon, wuku Kuningan. Pada bulan ini dilaksanakan tanggal 4 Maret 2024. Pemacekan yang berasal dari kata pacek memiliki makna tapa, sedangkan agung memiliki makna kuat.
Pemacekan Agung dapat diartikan agar umat Hindu punya tekad kuat untuk memuja Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Prameswara. Pemacekan Agung juga menjadi pengingat umat Hindu tentang kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (kejahatan) saat Hari Raya Galungan.
2. Hari Raya Kuningan 9 Maret 2024
Hari Raya Kuningan dirayakan 10 hari setelah Galungan. Tepatnya pada Hari Sabtu, Saniscara Kliwon, wuku Kuningan. Pada bulan ini, Hari Raya Kuningan dilaksanakan tanggal 9 Maret 2024.
Umat Hindu ini memuja Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Dewa Mahadewa selama perayaan ini untuk memohon keselamatan, kebahagiaan, kesejahteraan, dan rejeki. Hal ini karena Dewa Mahadewa merupakan simbol kemakmuran yang identik dengan warna kuning. Umat Hindu juga memuja para leluhur agar selalu dibimbing dalam menjalankan kehidupannya.
Pelaksanaan upacara Kuningan hanya sampai pukul 12.00 Wita atau tepat tengah hari. Umat Hindu percaya, setelah jam tersebut lewat, para dewa dan leluhur telah kembali ke Swargaloka. Hal ini juga terlihat pada penggunaan sarana upacara Endongan (berbentuk seperti kantong yang berisi nasi kuning, lauk-pauk, dan persembahan lainnya). Endongan ini sebagai simbol persembahan kepada leluhur sebagai bekal saat kembali ke Swargaloka.
3. Tilem Kasanga (Pengerupukan/Tawur Kesanga) 10 Maret 2024
Sehari setelah Hari Raya Kuningan, umat Hindu merayakan Hari Manis Kuningan. Pada bulan Maret 2024 ini, Hari Manis Kuningan bertepatan dengan hari suci Tilem Kasanga (Tilem bulan kesembilan). Tilem Kasanga juga sering disebut Hari Tawur Kesanga atau Pengerupukan yang jatuh sehari sebelum Hari Raya Nyepi.
Tilem Kasanga atau Pengerupukan dilaksanakan pada Minggu, 10 Maret 2024. Umat Hindu melakukan upacara Bhuta Yadnya (upacara yang ditujukan kepada kekuatan-kekuatan negatif/Bhuta Kala) Tawur Kasanga selama perayaan ini. Tawur Kasanga bertujuan untuk menetralisir, membersihkan alam, dan lingkungan dari pengaruh kekuatan negatif agar umat Hindu bisa melaksanakan Catur Brata Penyepian secara khidmat.
Tawur Kasanga dilaksanakan secara berjenjang. Dari tingkat kabupaten/kota, kecamatan, desa, hingga lingkungan rumah. Sore harinya, umat Hindu melaksanakan Pengerupukan. Pengerupukan di Bali identik dengan pawai ogoh-ogoh.
4. Hari Raya Nyepi 11 Maret 2024
Hari Raya Nyepi atau Tahun Baru Saka 1946 jatuh pada Senin, 11 Maret 2024. Pada hari suci ini, umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian atau empat pantangan yang harus ditaati saat Hari Raya Nyepi. Antara lain Amati Geni (tidak menyalakan api), Amati Karya (tidak bekerja), Amati Lelungan (tidak bepergian), dan Amati Lelanguan (tidak berfoya-foya atau bersenang-senang).
Catur Brata Penyepian ini dimulai pada pukul 06.00 Wita pada tanggal 11 Maret 2024 hingga pukul 06.00 Wita pada tanggal 12 Maret 2024. Tak hanya umat Hindu, umat nonHindu di Bali wajib menaati aturan-aturan yang berlaku selama perayaan Hari Nyepi.
5. Ngembak Geni 12 Maret 2024
Ngembak Geni dirayakan sehari setelah Hari Raya Nyepi. Pada Maret ini, Ngembak Geni jatuh pada hari Selasa, 12 Maret 2024. Ngembak Geni sebagai tanda berakhirnya pelaksanaan Catur Brata Penyepian.
Pada hari ini, umat Hindu melakukan silaturahmi kepada tetangga, kerabat, dan keluarga. Ada beberapa tradisi yang dilaksanakan masyarakat di Bali pada Ngembak Geni yaitu Omed-omedan di Kelurahan Sesetan, Kota Denpasar, dan Mabuug-buugan di Desa Kedonganan, Kabupaten Badung.
6. Purnama Kadasa 24 Maret 2024
Purnama Kadasa (Purnama bulan kesepuluh) jatuh pada Minggu 24 Maret 2024. Purnama Kadasa dipercaya sebagai bulan paling suci dari 12 sasih (bulan) yang ada. Menurut Lontar Sundarigama, Purnama Kadasa merupakan inti dari purnama-purnama lainnya.
Pada Purnama Kadasa, umat Hindu memuja Sang Hyang Surya Amerta. Puncak upacara utamanya di Pura Besakih yaitu Ida Bhatara Turun Kabeh. Seluruh umat Hindu akan secara bergantian melakukan persembahyangan ke pura terbesar yang terletak di Kabupaten Karangasem ini.
Perayaan Hari Raya Nyepi 2024 ini juga bersamaan dengan permulaan puasa bagi umat Islam. Walaupun penentuan awal puasa masih akan ditentukan pada Sidang Isbat, Minggu (10/2/2024), yang penting seluruh masyarakat di Bali tetap menjaga toleransi antarumat bergama. Jika nantinya awal puasa jatuh pada 11 Maret 2024 atau bersamaan dengan Hari Raya Nyepi, tentu pelaksanannya di Bali disesuaikan dengan kondisi yang ada.