Jemaah asal Bali mendapatkan pendampingan dan pelepasan di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali. (IDN Times/Yuko Utami)
Meskipun awalnya sempat khawatir, Dhany memilih bersiap melatih kemampuan fisik dan mental sejak sebulan lalu. Ia juga mendapatkan dukungan emosional dari teman-teman di sekolahnya. Mereka menitipkan doa kepada Dhany agar dapat segera menyusul ke Tanah Suci.
Remaja kelas 12 SMA ini mengaku harus menjalani sejumlah persiapan ibadah haji. Mulai aspek keilmuan, material, kesehatan fisik, mental, dan sebagainya. Dhany menjelaskan Ia harus berolahraga setiap hari, sebab hal itu penting selama menjalani ibadah di Tanah Suci.
Sehari-hari Dhany bersekolah dan membantu pekerjaan rumah orangtuanya. Ibu Dhany adalah seorang guru di SMA Muhammadiyah 1 Denpasar, Ia mengaku peran sang ibu amatlah penting dalam mempersiapkan ibadah haji. Ia berpesan kepada sang ibu agar dapat menjalani ibadah haji bersamanya dengan sehat dan lancar.
“Untuk mama, sehat-sehat kita di sana, kita beribadah bersama jaga kondisi fisik, panjang umurlah buat mama,” harap Dhany.