BMKG Peringatkan Gelombang 6 Meter dan Banjir Rob di Pesisir Bali

- BMKG Denpasar memperingatkan gelombang sangat tinggi 4-6 meter di Selat Lombok bagian selatan pada 8-11 Oktober 2026.
- Gelombang 2,5-4 meter diprediksi melanda perairan selatan Bali dan Selat Badung, sementara wilayah utara Bali berpotensi mengalami 1,25-2,5 meter.
- Banjir rob diperkirakan terjadi 9-18 Oktober 2026 di sejumlah pesisir Bali, termasuk Jembrana, Tabanan, Badung, Denpasar, Gianyar, dan Klungkung.
Take a Deeper Reads

Denpasar, IDN Times - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan gelombang sangat tinggi 4-6 meter rentang 8-11 Oktober 2026.
Potensi tersebut terjadi di Selat Lombok Bagian Selatan. Kondisi tersebut berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter; kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter; kapal Feri dengan kecepatan angin 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter; dan kapal besar dengan kecepatan angin 27 knot dan tinggi gelombang 4 meter.
Gelombang tinggi 2,5 - 4 meter berpotensi terjadi di Perairan Selatan Pulau Bali, dan Selat Badung. Kondisi tersebut berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter, dan kapal Feri dengan kecepatan angin 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter.
Sementara itu, ketinggian gelombang laut dapat mencapai 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Utara Pulau Bali, Selat Bali bagian Selatan, dan Selat Lombok bagian Utara. Kondisi tersebut diungkap berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, serta kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
Pada rentang tersebut, pola angin di wilayah Perairan Utara Bali bergerak dari arah Timur - Selatan dengan kecepatan 6 - 25 knot. Sedangkan pola angin di wilayah Perairan Selatan Bali bergerak dari arah Timur - Selatan dengan kecepatan 4 - 20 knot.
Pada 9 Oktober 2026 kecepatan arus di Perairan Utara Pulau Bali 0,87 - 1,07 kt; Selat Badung 1,43 - 1,97 kt; Selat Bali bagian Selatan 0,79 - 0,83 kt; Perairan Selatan Pulau Bali 1,18 - 1,63 kt; Selat Lombok bagian Utara 1,01 - 1,51 kt; dan Selat Lombok bagian Selatan 1,31 - 2,60 kt.
Potensi banjir rob diperkirakan terjadi rentang 9 - 18 Oktober 2026 di wilayah pesisir Selatan Kabupaten Jembrana, pesisir Selatan Kabupaten Tabanan, pesisir Kabupaten Badung, pesisir Kota Denpasar, pesisir Kabupaten Gianyar, dan pesisir Selatan Kabupaten Klunkung.











![[QUIZ] Pilih 1 Simbol Dewi Saraswati, Inilah Cita-Cita Terpendam Kamu](https://image.idntimes.com/post/20220830/inspirasi5-c7c8a956c08d5240d23a9803c984bd4e-bf757a75cfffbce4bdb2e7089b52e278.jpg)
![[QUIZ] Pilih Bujet Menikah Adat Bali, Kami Tebak Kamu Nganten di mana](https://image.idntimes.com/post/20230826/f7b161c8-bfc6-4065-8469-0aa05cbb1bb3-58104fcf873a91b060fa273c628f6d83-780e6369d6b6e81e0903300d4c349d58.jpeg)







