Denpasar, IDN Times - Bisnis kedai kopi masih bertahan hingga saat ini, dan teelihat sangat mudah untuk digeluti. Hal ini karena di setiap kedai atau warung atau kafe cenderung ramai para pelanggan, terutama anak muda, sehingga terkesan perputaran uangnya cepat berjalan. Namun, situasi tersebut tidak menggambarkan kesuksesan bisnis kedai kopi.
Pengusaha muda kedai kopi asal Kota Denpasar, Ngurah Gede Teja Lesmana (31), menceritakan jatuh bangunnya mendirikan kedai kopi. Ia mengawali usaha ini pertengahan 2019 lalu dengan membuka dua kedai kopi di wilayah Denpasar. Saat itu tidak banyak para pencinta kopi. Pengusaha kedai kopi juga diberatkan oleh kemampuan branding nama usahanya karena tidak bekerja sama dengan influencer.
"Buka lubang, tutup lubang," ungkapnya, pada Senin (23/2/2026).
