Narendra mengatakan, saat ini fasilitas kesehatan di Palu tidak berjalan optimal. Sementara korban yang membutuhkan tindakan medis terus bertambah. Maka dari itu, kapal rumah sakit ini akan menjalankan fungsinya sebagai fasilitas kesehatan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tindakan operatif.
"Kami bersama relawan lainnya akan melakukan kegiatan bakti kesehatan. Fasilitas di Palu sudah tidak bisa digunakan untuk tindakan operarif. Jadi, kami bersama relawan yang lainnya untuk membantu menolong pasien-pasien yang membutuhkan pertolongan," ungkapnya.
Lebih jauh, kapal ini juga memiliki fasilitas kesehatan lengkap. Di antaranya lima kamar operasi dan 40 ruang kamar inap. Selain itu, kapal ini juga memiliki personel yang mumpuni untuk menangani trauma yang dialamai oleh korban bencana.