Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kamar jenazah
Kamar Jenazah di RSUP Prof. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar (IDN Times/Ayu Afria)

Intinya sih...

  • Perempuan bernama Junita Vransisca (49) ditemukan meninggal di kamar kontrakan baru 3 hari pindah ke rumah tersebut.

  • Korban terakhir kali berkomunikasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa (20/1/2026), mengeluhkan sakit kepala hebat dan sulit tidur.

  • Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban setelah hasil olah TKP oleh Tim Identifikasi Polresta Denpasar.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Denpasar, IDN Times – Baru tiga hari pindah ke rumah kontrakan di Jalan Palapa XI, Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, seorang perempuan bernama Junita Vransisca (49) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya, Rabu (21/1/2026). Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, mengatakan kondisi korban terungkap setelah rekannya, Ida Ayu Pancasari (48), datang menjemput korban sekitar pukul 11.30 WITA. Keduanya sebelumnya berjanji menghadiri acara undangan teman di Kabupaten Klungkung.

“Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di atas kasur,” ungkapnya.

Kecurigaan saksi muncul karena pendingin ruangan dalam kondisi menyala dan pintu kamar terkunci, namun tidak ada respons saat korban dipanggil. Saksi kemudian menghubungi pemilik kontrakan untuk meminjam kunci cadangan. Saat pintu kamar dibuka, saksi terkejut mendapati korban telah terbujur kaku. Saksi sempat melihat sahabatnya tersebut seperti tertidur pulas sambil memeluk bantal guling.

“Saat diperiksa oleh saksi, tubuh korban sudah dingin dan tidak ada denyut nadi,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban terakhir kali berkomunikasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa (20/1/2026). Dalam pesan tersebut, korban mengeluhkan sakit kepala hebat dan sulit tidur selama dua hari terakhir. Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUP Prof. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar.

“Dari hasil olah TKP oleh Tim Identifikasi Polresta Denpasar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” pungkasnya.

Editorial Team