Gianyar, IDN Times - Sirkulasi yadnya (persembahan suci kepada Sang Hyang Widi Wasa) dalam beragama Hindu erat kaitannya dengan banten atau sesajen. Banten adalah simbol dan sarana dalam sebuah upakara. Fungsi banten berkaitan dengan penggunaan dan tujuan pembuatannya. Misalnya saat ada upacara Hindu, banten berfungsi sebagai simbol dewa maupun dewi yang dipuja dan rasa syukur terhadap-Nya.
Lontar Sunarigama menyuratkan dua cara perayaan Hindu. Pertama, menghaturkan bebantenan tertentu selayaknya umat kebanyakan. Kedua, melalui tapa brata yoga samadhi untuk orang yang disebut sebagai wruh rin tata jnana. Bagi yang melakukan upakara dengan bebantenan, keyakinan dan keikhlasan akan meningkatkan kesucian semua pihak, termasuk makhluk hidup yang digunakan untuk upacara tersebut.
