Workshop Penguatan Cadangan Pangan Pemerintah yang diselenggarakan pada 4 hingga 6 September 2022 di Kuta. (IDN Times/Ayu Afria)
Sementara itu, terkait ketersediaan dan stabilisasi pangan, Badan Pangan Nasional sedang mempersiapkan Harga Acuan Pembelian (HAP). Contohnya adalah jika dalam suatu produksi makan akan dihitung besaran biaya produksinya, sehingga untuk mencegah kerugian makan, harga barang tersebut di atas biaya produksi. Kemudian juga harus ada pengaturan batas harga di hilir.
Terkait dengan ketahanan pangan ini, Arief Prasetyo kembali mengingatkan bahwa ada 3 jenis krisis global yang akan terjadi saat ini, di antaranya krisis energi, pangan, dan keuangan. Terkait dengan potensi krisis tersebut, ia berharap Indonesia tidak akan mengalaminya.
“Kita harus bersyukur jangan sampai kita kena krisis ini dan karena kita punya daerah seperti Bali ini, dan daerah-daerah lain yang memproduksi pangan lokal. Jumlahnya banyak, kita tidak tergolong negara yang akut krisis seperti Kongo, Nigeria, Afrika Selatan dan lain-lain,” jelasnya.