Denpasar, IDN Times - Menteri Koordinasi Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, bersama Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi), Meutya Viada Hafid, membuka langsung kegiatan Bali Tech Week (BTW) 2026 di Sanur, Kota Denpasar, pada Senin (19/10/2026) siang.
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil mengatakan bahwa digitalisasi memberikan dampak baik dan buruk terhadap persoalan perekonomian dunia maupun krisis energi dunia. Ada kaitan antara energi dan digital, di mana hampir semua dunia akan membutuhkan sebuah produk yang green energy dan green industry.
"Di beberapa kawasan industri sekarang yang kita dorong, beberapa PSN yang mempergunakan teknologi tinggi, itu selalu juga kita membutuhkan tentang data-data yang lebih akurat. Nah, mungkin Ibu Menteri, saran saya, kita penting untuk melakukan kolaborasi yang baik dengan pelaku-pelaku industri digital yang bisa kita konekkan dengan industri-industri besar. Ini yang bisa kita lakukan untuk ke depan," terangnya.
