Denpasar, IDN Times - Industri film animasi Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan seiring meningkatnya kebutuhan konten kreatif nasional dan global. Direktur AMKA Animation, Herman Umbu Billy menyampaikan, potensi tersebut dimaksimalkan dalam kegiatan Bali Animation Film Market 2025 (BAFM 2025) yang berlangsung Sabtu (20/12/2025) di Rumah Tanjung Bungkak, Denpasar.
Kegiatan ini juga sebagai platform strategis untuk menghubungkan potensi Intellectual Property (IP) dengan kebutuhan industri film animasi, baik di tingkat nasional maupun menuju pasar global. Tercatat sekitar 17 IP dari seluruh wilayah Indonesia mengikuti kegiatan ini.
"Awalnya sepuluh IP targetnya, karena event perdana. Kami berpikir tidak sampai sepuluh, paling lima. Ternyata sampai hari ini ada 17 yang mendaftar. Kami melonggarkan sedikit kebijakannya. Saat kami kurasi juga sulit, semua bagus-bagus," terangnya.
