Comscore Tracker

Lansia di Gianyar Dapat Vaksinasi Influenza dan Vitamin A

Tahu gak, influenza bisa menyebabkan kematian lho

Gianyar, IDN Times – Pemerintah Kabupaten Gianyar melakukan upaya vaksinasi influenza kepada 100 orang lansia (Lanjut usia) di Gianyar, Selasa (25/2) kemarin. Upaya ini sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Harmonisasi dan Sinkronisasi “Hatinya PKK” di Desa/Kelurahan Binaan tahun 2020.

Dengan adanya program ini, diharapkan para lansia dapat menjadi  lansia yang sehat dan menjadi aset sumber daya manusia (SDM) yang potensial. Berikut ini fakta-faktanya:

1. Tidak hanya sekadar vaksinasi. Tetapi juga ada pembagian kapsul vitamin A

Lansia di Gianyar Dapat Vaksinasi Influenza dan Vitamin Aunsplash.com/Adam Nieścioruk

Selain pemberian vaksin, juga ada sosialisasi, pembagian kapsul vitamin A dan obat cacing, pemberian kursi roda hingga sembako.  

Seperti diketahui, proyeksi penduduk lansia di Indonesia rentang tahun 2010-2035 diprediksi meningkat. Berdasarkan data Bappenas jumlah tersebut adalah:

  • Tahun 2010 jumlah lansia mencapai 18 juta jiwa (7,56 persen)
  • Tahun 2019 jumlah lansia mencapai 25,9 juta jiwa (9,7 persen)
  • Tahun 2020 jumlah lansia mencapai 27,1 juta jiwa (9,99 persen)
  •  Tahun 2030 jumlah lansia mencapai 42,0 juta jiwa (13,82 persen)
  • Tahun 2035 jumlah lansia mencapai 48,2 juta jiwa (15,77 persen).

“Meningkatnya jumlah lansia adalah tantangan bagi kami. Oleh karena itu mendukung kegiatan promotif dan preventif. Orang lanjut usia merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap penularan penyakit infeksi karena penurunan kekebalan tubuh,” ujar Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Ketut Surya Andyani.

Risiko lain juga menyebabkan terjadinya peradangan yang akan memicu penyakit menjadi tambah berat. Sehingga pemberian vaksin ini untuk mencegah penyakit.

2. Influenza dapat menimbulkan berbagai penyakit hingga kematian, namun sering disepelekan

Lansia di Gianyar Dapat Vaksinasi Influenza dan Vitamin ADok.IDN Times/Istimewa

Menurut Surya, influenza adalah penyakit yang mudah menular dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi, hingga menyebabkan kematian. Sayangnya penyakit ini kerap disepelekan, dianggap sebagai penyakit ringan. Bentuk komplikasi terjadi pada kelompok berisiko tinggi yaitu anak-anak, orang lansia di atas 65 tahun, individu dengan penyakit kronis dan ibu hamil.

Penyakit penyerta pada lansia biasanya adalah diabetes, gangguan jantung, asma dan lainnya. Sehingga menyebabkan peningkatan rawat inap dan kematian. Data WHO (World Health Organization) dan CDC (Centers for Desease Control) menyebutkan, influenza menyebabkan 650 ribu kematian setiap tahunnya, dan 70 persen dari kasus kematian dialami oleh lansia.

3. Vaksinasi influenza terbukti efektif dan memberikan perlindungan sampai 90 persen

Lansia di Gianyar Dapat Vaksinasi Influenza dan Vitamin Atexarkanagazette.com

Dokter I Gusti Putu Suka  Aryana, yang merupakan Ketua PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia) cabang Bali, mengatakan pencegahan influenza dapat dilakukan melalui vaksinasi setahun sekali. Ini sebagai upaya pencegahan dan telah terbukti efektif dari segi biaya.

Vaksin influenza tersebut efektif memberikan perlindungan hingga 90 persen bagi seseorang yang menerima vaksin dalam kondisi sehat, berusia kurang dari 65 tahun. Mereka menerima vaksin dengan galur sama dengan galur virus influenza yang beredar.

”Vaksin ini butuh kurang lebih dua minggu untuk membentuk antibodi setelah vaksinasi dilakukan. Pada penderita kardiovaskuler dapat menurunkan risiko serangan jantung hingga 67 persen, menurunkan risiko stroke sebanyak 24 persen,” jelasnya.

Sedangkan dari hasil studi, menunjukkan kelompok lansia dengan kencing manis, 79 persen berdampak pada penurunan kejadian rawat inap akibat komplikasi dan kematian.

Topic:

  • Ayu Afria Ulita Ermalia
  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya